Sistem Pernapasan (SIstem Respirasi) pada Manusia

Advertisement
Kali ini kami akan membagikan materi IPA Terpadu yaitu tentang sistem respirasi pada manusia. Materi ini antara lain dipelajari oleh siswa/i SMP kelas VIII (delapan). Dibagian ini, Anda akan mempelajari :
  • Pengertian respirasi
  • Alat-alat pernapasan pada manusia atau organ pernapasan pada manusia, dan 
  • Mekanisme pernapasan pada manusia

Pengertian Respirasi

Pengertian respirasi adalah suatu proses perombakan bahan makanan sehingga diperoleh energi. Respirasi dapat dibedakan menjadi respirasi aerob dan respirasi anaerob. Respirasi aerob adalah proses perombakan bahan makanan oleh oksigen sehingga diperoleh energi dan karbon dioksida atau CO2, sedangkan respirasi anaerob merupakan perombakan bahan makanan tanpa oksigen. Adapun pengertian pernapasan adalah proses pertukaran gas yang berasal dari makhluk hidup dengan gas yang ada di lingkungannya. 

Alat Pernapasan (Organ Pernapasan) Pada Manusia

Alat-alat yang digunakan untuk bernapas pada manusia atau bisa juga kita sebut organ pernapasan pada manusia, terdiri atas hidung, pangkal tenggorok (faring), batang tenggorok (trakea), cabang batang tenggorok (bronkus), anak cabang batang tenggorok (bronkiolus), dan paru-paru (pulmo).

foto organ pernapasan atau alat pernapasan
organ pernapasan

Hidung

Hidung merupakan bagian paling atas dari alat pernapasan, dan merupakan alat paling awal di lalui saat bernapas. Pada hidung terdapat rambut-rambut hidung yang berfungsi untuk menyaring partikel debu atau kotoran yang masuk bersama udara yang letaknya terdapat dalam rongga hidung. Rongga hidung berfungsi memanaskan udara oleh permukaan yang luas, melembabkan udara, dan menyaring udara. Hidung merupakan Indra pembau yang  sel-selnya peka terhadap bau sehingga zat-zat yang berbahaya dan berbau tidak sedap tidak mudah terhirup. Di dalam rongga hidung terdapat selaput lendir sebagai perangkap benda asing yang masuk terhirup saat bernapas. Dan juga Konka mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menyamakan suhu udara yang terhirup dari luar dengan suhu tubuh atau menghangatkan udara yang masuk ke paru-paru. 

Pangkal tenggorokan (Faring)

foto pangkal tenggorokan

Faring merupakan hulu kerongkongan yang merupakan percabangan dua saluran, yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. faring terdiri atas lempengan-lempengan tulang rawan. Bagian dalam dindingnya digerakan oleh otot untuk menutup serta membuka glotis. Glotis adalah lubang mirip celah yang menghubungkan trakea dengan faring.Pada faring terdapat katup yang disebut dengan epiglotis atau anak tekak. Epiglotis akan selalu terbuka dan akan menutup jika ada makanan yang masuk ke tenggorokan.

Batang tenggorokan (trakea)

Batang tenggorokan (trakea) tersusun dari cincin tulang rawan yang terletak di depan kerongkongan dan berbentuk pipa. Batang tenggorokan berfungsi untuk menyediakan tempat bagi udara yang dibawa masuk dan udara yang akan dikeluarkan.Bagian dalam dari batang tenggorokan (trakea) terdapat selaput lender dan mempunyai lapisan yang terdiri atas jaringan epitelium bersilia. Fungsi epitelium bersilia pada dinding trakea untuk menyaring benda-benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan.

Bronkus (Cabang Batang Tenggorokan) 

Bronkus (cabang batang tenggorokan) merupakan bagian yang menghubungkan paru-paru dengan trakea. Setiap bronkus terdapat lempengan tulang rawandan di dindingnya terdapat otot halus. Serta di dalam paru-paru, bronkus bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus.

Pulmo (paru-paru)

gambar1 paru-paru

Pulmo(paru-paru) adalah alat respirasi yang terletak antara rongga dada dan diafragma. Diafragma merupakan sekat rongga badan yang membatasi rongga dada dan rongga perut. Paru-paru dibungkus oleh selaput rangkap dua yang disebut pleura. Pleura berfungsi melindungi paru-paru dari gesekan saat mengembang dan mengempis.pulmo(paru-paru) terdiri dari dua bagian yaitu paru-paru kiri dan paru-paru kanan . paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir dan paru-paru kanan terdiri dari tiga gelambir. Didalam paru-paru terdapat bronkus dan bronkiolus. Pada bronkiolus terdapat pembuluh-pembuluh halus, pembuluh-pembuluh halus akan berakhir pada gelembung-gelembung halus atau gelembung paru-paru yang disebut alveolus. Dinding alveolus berbatasan dengan pembuluh kapiler darah untuk difusi gas pernapasan.di dinding alveolus inilah nanti akan terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Mekanisme Pernapasan

Proses pernafasan pada manusia dapat terjadi secara sadar maupun tidak sadar.Dalam  respirasi terjadi dua siklus yaitu fase inspirasi (menghirup udara pernapasan) dan fase ekspirasi (menghembuskan udara). Berdasarkan cara melakukan inspirasi dan ekspirasi  manusia dapat melakukan dua mekanisme pernapasan yaitu mekanisme pernapasan dada dan mekanisme  pernapasan perut.

Mekanisme pernapasan dada

Mekanisme proses inspirasi Pernapasan dada diawali dengan berkontraksinya muskulus interkostalis (otot antar tulang rusuk),sehingga menyebabkan terangkatnya tulang rusuk.mengakibatkan rongga dada membesar sehingga tekanan udara dalam dada menurun dan paru-paru mengembang sehingga udara luar masuk ke paru-paru. Sedangkan mekanisme proses ekspirasi diawali saat muskulus interkostalis berelaksasi sehingga tulang rusuk menurun kembali.akibatnya rongga dada menyempit sehingga tekanan udara dalam rongga dada meningkat dan paru-paru mengecil  sehingga tekanan udara dalam rongga paru-paru menjadi lebih tinggi sehingga udara luar akan keluar dari paru-paru.

Mekanisme  pernafasan perut

mekanisme  proses inspirasi pernapasan perut diawali dengan berkontraksi otot diafragma, sehingga diafragma yang melengkung berubah jadi datar. Mengakibatkan rongga dada dan paru-paru mengembang. Sehingga tekanan udara yang rendah dalam paru-paru menyebabkan udara dari luar masuk ke paru-paru. Sedangkan mekanisme proses ekspirasi diawali dimana otot diafragma berelaksasi sehingga otot diafragma melengkung kembali, akibatnya rongga dada paru-paru mengempis sehingga tekanan udara dalam paru-paru naik kemudian udara keluar dari paru-paru.

Kesimpulan.
Respirasi dapat dibagi menjadi 2 yaitu respirasi aerob dan respirasi anaerob. Pada manusia, alat respirasi manusia terdiri atas hidung, faring, trakea, bronkus dan pulmo. Berdasarkan cara inspirasi dan ekspirasi serta tempat terjadinya pernapasan pada manusia dibedakan menjadi dua yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada. 

Demikianlah materi tentang sistem respirasi pada manusia. Mudah-mudahan dapat bermanfaat. Apabila ada pertanyaan, silahkan bertanya dengan cara mengisi kolom komentar di bawah. Terimakasih.
Anda sedang membaca artikel tentang Sistem Pernapasan (SIstem Respirasi) pada Manusia dan bila berkenan Anda bisa share artikel tsb ke media sosial seperti facebook, google +, twitter, dll. Bila Anda bermaksud mengcopy artikel Sistem Pernapasan (SIstem Respirasi) pada Manusia, mohon untuk meletakkan link Sistem Pernapasan (SIstem Respirasi) pada Manusia sebagai Sumbernya. - Menghargai orang lain, berarti menghargai diri sendiri -