Tampilkan postingan dengan label materi pelajaran IPA Terpadu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label materi pelajaran IPA Terpadu. Tampilkan semua postingan

Penyebab Dari Pemanasan Global

Penyebab Dari Pemanasan Global

Penyebab dari pemanasan Global– kali ini, kami akan membahas mengenai klasifikasi iklim menurut beberapa ahli. \materi ini penting bagi siswa \SMA kelas \X baik program \ipa ataupun IPS.

Memang tidak mudah menentukan penyebab pemanasan global. Karena,sistem iklim bumi kita ini sangat rumit. Memang, Mataharilah yang menentukan cuaca di bumi, tapi matahari juga mempunyai urusannya sendiri yang ternyata mempengaruhi bumi kita. Tahukah kamu, Matahari sebenarnya apa? Matahari adalah bola gas raksasa yang terbakar jutaan kilometer nan jauh disana. Bola gas raksasa itu pada dasarnya terdiri atas gas hidrogen dan helium, meski ada juga gas-gas lain, seperti oksigen dan nitrogen. Lalu apa yang membuatnya panas? Yang membuat matahari panas adalah perubahan gas hidrogen menjadi helium didalam inti matahari oleh reaksi nuklir. Setiap hidrogen yang berubah menjadi helium, akan memancarkan energi dari inti matahari menuju permukaan matahari yang menghabiskan waktu setahun.meskipun telah sampai di permukaan matahari, energi itu masih perlu waktu 8 menit untuk mencapai permukaan bumi. Para astronom percaya bahwa usia matahari telah mencapai 4,6 miliar tahuan, telah menghabiskan sekitar setengah persediaan hidrogennya, masih bisa terus bersinar hingga 7 miliar tahun mendatang.
 
                                                                                                                   
Penyebab pemanasan global secara garis besar dan yang palin dekat dengan kita, yaitu Efek Rumah kaca. Efek rumah kaca ini dipicu oleh jumlah karbondioksida yang sangat besar di bumi, sehingga suhu Bumi menjadi meningkat, Selanjutnya, peningkatan suhu itu berakibat pada melelehnya es di kutub menjadi air. Akibatnya, jumlah air laut menjadi bertambah. Akan ada daratan atau pulau yang tenggelam. Peningkatan suhu bumi juga memicu perubahan iklim dan musim.

Ternyata di atmosfer kita terdapat banyak gas yang bisa menyebabkan pemanasan global, bahkan lebih kuat darri Karbondioksida. Salah satu contohnya adalah Metana (CH4). Metana berasal dari penambangan batu bara, gas alam, dan minyak bumi. Selain itu, secara alami metana dihasilkan oleh pembusukan hewan kotoran, Seperti kotoran manusia dan hewan. Bahkan kentut kita pun menghasilkan metana metana. Sejak pertengahan tahun 1700-an, metana yang berada di atmosfer telah bertambah lebih dari dua kali lipat. Perlu kamu ketahui Metana dapat menjebak panas dua puluh kali lebih besar di bandingkan karbon dioksida. Selain itu,  Ada Nitrogen Oksida (NO) yang bisa menyerap panas 300 kali lebih besar daripada karbon dioksida. Biasanya, NO berasal dari pembakaran bahan bakar minyak bumi atau kegiatan pertanian seperti membajak tanah. Bayangkan! Tiga ratus kali lipat lebih panas dibandingkan karbon dioksida! Tapi sebenarnya kita tidak perlu khawatir dengan besarnya panas yang bisa di serap gas ini. Mengapa demikian? Karena, setiap gas yang ada di bumi, Khususnya gas-gas efek rumah kaca, akan pecah menjadi molekul lain. Nitrogen oksida sendiri bisa bertahan di atmosfer selama seratus tahun. Justru karbon dioksidalah yang mesti menjadi perhatian kiat. Meski tidak terlampau banyak menyimpan panas dibandingkan nitrogen oksida, tetapi karbon dioksida bisa bertahan di atmosfer selama dua ratus tahun. Selain itu, Karbon dioksida merupakan gas yang paling banyak dilepas ke atmosfer dibandingkan gas lainnya.

Ada juga gas lain, yaitu chlorofluorocarbon atau CFC. Gas ini hanya bisa dibentuk dengan cara disentesis. Artinya, Cuma manusia yang bisa membuatnya. CFC pertama kali di sentesis pada tahun 1928. CFC digunakan  secara luas sebagai aeorosol atau bahan peniup yang efektif untuk parfum atau cat semprot. Kalau kamu pernah membeli peralatan elektronik, Seperti TV, biasanya ketika membuka dus kamu akan menemukan busa putih yang melindungi perlatan elektronik itu. Busa putih itu juga terbuat dari CFC. Selain itu, CFC juga digunakan sebagai bahan pendingin untuk lemari dan Air Conditioner (AC).

Memang CFC ini tidak berbahaya secara langsung bagi manusia karena tidak beracun dan aman. Tapi, Ketika CFC melayang-layang bebas di bagian atmosfer paling tinggi, ia akan bereaksi dengan sinar ultraviolet matahari. Oleh sinar itu, CFC akan dipotong-potong dan membebaskan bahan kimia klorin (Chlor) atau lebih tepatnya klorin monoksida (CIO. Klorin Monoksida ini kemudian bereaksi dengan lapisan ozon bumi. Lapisan ozon itu sebenarnya molekul yang terdiri atas tiga unsur oksigen (O3). Ketika bereaksi dengan Klorin monoksida, O3 ini berbuah menjadi O2 dan tidak lagi menjadi lapisan ozon.

Lapisan ozon berguna untuk melindungi bumi dari bahaya sinar ultraviolet matahari. Karena O3 yang menjadi bahan dasar lapisan ozon telah berubah, fungsinya juga menjadi berubah, tidak lagi mampu melindungi bumi dari panacaran sinar ultraviolet berintensitas tinggi. Sinar Ultraviolet bisa mengakibatkan kanker kulit pada manusia. Sinar ini juga berbahaya bagi hewan dan tanaman. Selain itu sinar ultraviolet merupakan cahaya berfrekuensi tinggi, sehingga akan merubah menjadi energi panas yang cukup besar sewaktu memasuki atmosfer bumi. Selain itu, satu molekul saja dari CFC ini bisa menjebak panas ribuan kali lebih besar daripada satu molekul karbon dioksida.

Pada saat ini, kita sudah sampai pada suatu titik dimana kita harus mengakui kalau kita juga menyebabkan pemanasan global. Dengan hanya bernapas saja, kita sudah ikut menyebabkan terjadinya pemansan global. Tapi, apa dengan demikian kita mesti berhenti bernapas? Tidak, kan? Lebih dari itu, pada kurun waktu dua ratus tahun terakhir, sebenarnya, kitalah yang menjadi penyebab utama semakin cepatnya pemanasan global.

Demikianlah informasi yang dapat kami sajikan untuk Anda tentang Penyebab Pemansan global.

Sistem Pernapasan (SIstem Respirasi) pada Manusia

Kali ini kami akan membagikan materi IPA Terpadu yaitu tentang sistem respirasi pada manusia. Materi ini antara lain dipelajari oleh siswa/i SMP kelas VIII (delapan). Dibagian ini, Anda akan mempelajari :
  • Pengertian respirasi
  • Alat-alat pernapasan pada manusia atau organ pernapasan pada manusia, dan 
  • Mekanisme pernapasan pada manusia

Pengertian Respirasi

Pengertian respirasi adalah suatu proses perombakan bahan makanan sehingga diperoleh energi. Respirasi dapat dibedakan menjadi respirasi aerob dan respirasi anaerob. Respirasi aerob adalah proses perombakan bahan makanan oleh oksigen sehingga diperoleh energi dan karbon dioksida atau CO2, sedangkan respirasi anaerob merupakan perombakan bahan makanan tanpa oksigen. Adapun pengertian pernapasan adalah proses pertukaran gas yang berasal dari makhluk hidup dengan gas yang ada di lingkungannya. 

Alat Pernapasan (Organ Pernapasan) Pada Manusia

Alat-alat yang digunakan untuk bernapas pada manusia atau bisa juga kita sebut organ pernapasan pada manusia, terdiri atas hidung, pangkal tenggorok (faring), batang tenggorok (trakea), cabang batang tenggorok (bronkus), anak cabang batang tenggorok (bronkiolus), dan paru-paru (pulmo).

foto organ pernapasan atau alat pernapasan
organ pernapasan

Hidung

Hidung merupakan bagian paling atas dari alat pernapasan, dan merupakan alat paling awal di lalui saat bernapas. Pada hidung terdapat rambut-rambut hidung yang berfungsi untuk menyaring partikel debu atau kotoran yang masuk bersama udara yang letaknya terdapat dalam rongga hidung. Rongga hidung berfungsi memanaskan udara oleh permukaan yang luas, melembabkan udara, dan menyaring udara. Hidung merupakan Indra pembau yang  sel-selnya peka terhadap bau sehingga zat-zat yang berbahaya dan berbau tidak sedap tidak mudah terhirup. Di dalam rongga hidung terdapat selaput lendir sebagai perangkap benda asing yang masuk terhirup saat bernapas. Dan juga Konka mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menyamakan suhu udara yang terhirup dari luar dengan suhu tubuh atau menghangatkan udara yang masuk ke paru-paru. 

Pangkal tenggorokan (Faring)

foto pangkal tenggorokan

Faring merupakan hulu kerongkongan yang merupakan percabangan dua saluran, yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. faring terdiri atas lempengan-lempengan tulang rawan. Bagian dalam dindingnya digerakan oleh otot untuk menutup serta membuka glotis. Glotis adalah lubang mirip celah yang menghubungkan trakea dengan faring.Pada faring terdapat katup yang disebut dengan epiglotis atau anak tekak. Epiglotis akan selalu terbuka dan akan menutup jika ada makanan yang masuk ke tenggorokan.

Batang tenggorokan (trakea)

Batang tenggorokan (trakea) tersusun dari cincin tulang rawan yang terletak di depan kerongkongan dan berbentuk pipa. Batang tenggorokan berfungsi untuk menyediakan tempat bagi udara yang dibawa masuk dan udara yang akan dikeluarkan.Bagian dalam dari batang tenggorokan (trakea) terdapat selaput lender dan mempunyai lapisan yang terdiri atas jaringan epitelium bersilia. Fungsi epitelium bersilia pada dinding trakea untuk menyaring benda-benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan.

Bronkus (Cabang Batang Tenggorokan) 

Bronkus (cabang batang tenggorokan) merupakan bagian yang menghubungkan paru-paru dengan trakea. Setiap bronkus terdapat lempengan tulang rawandan di dindingnya terdapat otot halus. Serta di dalam paru-paru, bronkus bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus.

Pulmo (paru-paru)

gambar1 paru-paru

Pulmo(paru-paru) adalah alat respirasi yang terletak antara rongga dada dan diafragma. Diafragma merupakan sekat rongga badan yang membatasi rongga dada dan rongga perut. Paru-paru dibungkus oleh selaput rangkap dua yang disebut pleura. Pleura berfungsi melindungi paru-paru dari gesekan saat mengembang dan mengempis.pulmo(paru-paru) terdiri dari dua bagian yaitu paru-paru kiri dan paru-paru kanan . paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir dan paru-paru kanan terdiri dari tiga gelambir. Didalam paru-paru terdapat bronkus dan bronkiolus. Pada bronkiolus terdapat pembuluh-pembuluh halus, pembuluh-pembuluh halus akan berakhir pada gelembung-gelembung halus atau gelembung paru-paru yang disebut alveolus. Dinding alveolus berbatasan dengan pembuluh kapiler darah untuk difusi gas pernapasan.di dinding alveolus inilah nanti akan terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Mekanisme Pernapasan

Proses pernafasan pada manusia dapat terjadi secara sadar maupun tidak sadar.Dalam  respirasi terjadi dua siklus yaitu fase inspirasi (menghirup udara pernapasan) dan fase ekspirasi (menghembuskan udara). Berdasarkan cara melakukan inspirasi dan ekspirasi  manusia dapat melakukan dua mekanisme pernapasan yaitu mekanisme pernapasan dada dan mekanisme  pernapasan perut.

Mekanisme pernapasan dada

Mekanisme proses inspirasi Pernapasan dada diawali dengan berkontraksinya muskulus interkostalis (otot antar tulang rusuk),sehingga menyebabkan terangkatnya tulang rusuk.mengakibatkan rongga dada membesar sehingga tekanan udara dalam dada menurun dan paru-paru mengembang sehingga udara luar masuk ke paru-paru. Sedangkan mekanisme proses ekspirasi diawali saat muskulus interkostalis berelaksasi sehingga tulang rusuk menurun kembali.akibatnya rongga dada menyempit sehingga tekanan udara dalam rongga dada meningkat dan paru-paru mengecil  sehingga tekanan udara dalam rongga paru-paru menjadi lebih tinggi sehingga udara luar akan keluar dari paru-paru.

Mekanisme  pernafasan perut

mekanisme  proses inspirasi pernapasan perut diawali dengan berkontraksi otot diafragma, sehingga diafragma yang melengkung berubah jadi datar. Mengakibatkan rongga dada dan paru-paru mengembang. Sehingga tekanan udara yang rendah dalam paru-paru menyebabkan udara dari luar masuk ke paru-paru. Sedangkan mekanisme proses ekspirasi diawali dimana otot diafragma berelaksasi sehingga otot diafragma melengkung kembali, akibatnya rongga dada paru-paru mengempis sehingga tekanan udara dalam paru-paru naik kemudian udara keluar dari paru-paru.

Kesimpulan.
Respirasi dapat dibagi menjadi 2 yaitu respirasi aerob dan respirasi anaerob. Pada manusia, alat respirasi manusia terdiri atas hidung, faring, trakea, bronkus dan pulmo. Berdasarkan cara inspirasi dan ekspirasi serta tempat terjadinya pernapasan pada manusia dibedakan menjadi dua yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada. 

Demikianlah materi tentang sistem respirasi pada manusia. Mudah-mudahan dapat bermanfaat. Apabila ada pertanyaan, silahkan bertanya dengan cara mengisi kolom komentar di bawah. Terimakasih.