Tampilkan postingan dengan label IPA SMP kelas 8. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA SMP kelas 8. Tampilkan semua postingan

Kolonialisme Belanda di Indonesia - masa VOC dan kerajaan Belanda di Indonesia

Pada artikel tentang proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme barat di indonesia, kami belum menjelaskan secara rinci bagaimana kondisi kolonialisme Belanda di Indonesia. Karena itu pada artikel ini kami akan coba mengulas hal tsb untuk Anda. 

Pembaca sekalian, bangsa Belanda pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 1596. Selanjutnya tanggal 20 Maret 1602, para pedagang Belanda di Indonesia membentuk suatu perkumpulan dagang antar para pedagang Belanda. Perkumpulan tsb diberi nama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie). Tujuan dibentuknya VOC adalah untuk menghindari persaingan diantara sesama perusahaan dagang Belanda dan memperkuat diri guna bersaing dengan perusahaan dagang negara lain seperti Inggris, Portugis, dan Perancis. Beberapa hasil bumi yang diminati VOC yaitu lada, beras, ternak, kayu manis, nila, gula, kopi, dan kapas.

Pemerintah kerajaan belanda kemudian memberi hak-hak istimewa pada VOC atau yang juga dikenal sebagai hak octroi VOC. Hak-hak istimewa VOC tsb yaitu ;
a. hak monopoli
b. hak membuat uang
c. hak mendirikan benteng
d. hak melaksanakan perjanjian dengan kerajaan di Indonesia.
e. hak membentuk tentara
gambar kolonialisme-belanda-di-indonesia
mata uang di masa VOC
Gubernur Jendral VOC pertama di Indonesia bernama Pieter Both, yang menjabat sejak tahun 1610. Jan Pieterzoon Coen kemudian menggantikan Pieter Both pada tahun 1617. Pada masa pemerintahan Coen, terjadi pertentangan antara Inggris dan Belanda (VOC) untuk memperebutkan pusat perdagangan di Jayakarta (Jakarta sekarang).  Pertentangan tersebut dimenangkan oleh VOC setelah mendapat bantuan dari pangeran Arya Ranamenggala dari Banten. 

Tanggal 12 Maret 1619, VOC mendirikan benteng yang diberi nama Batavia. Coen mengubah nama Jayakarta menjadi Batavia. Kantor dagang VOC yang ada di Ambon, Maluku, dipindahkan ke Batavia. Untuk mempertahankan monopoli rempah-rempah di Maluku, VOC lalu melakukan pelayaran Hongi (Hongi Tochten). Pengertian pelayaran Hongi yaitu pelayaran keliling menggunakan perahu kora-kora yang dipersenjatai untuk mengatasi perdagangan gelap atau penyelundupan rempah-rempah di Maluku. Pelayaran Hongi juga diberi hak ekstirpasi, yaitu hak untuk membinasakan tanaman rempah-rempah yang melebihi ketentuan.

Pada tanggal 31 Desember 1799, VOC dibubarkan. Sebab kemunduran VOC sehingga berujung pada pembubaran adalah karena ;

a. persaingan perdagangan dengan kongsi lain dari Inggris dan Perancis.
b. Penduduk Indonesia, terutama di Jawa telah menjadi miskin sehingga tidak mampu membeli barang-barang VOC,
c. perdagangan gelap merajalela, dan melumpuhkan monopoli perdagangan VOC,
d. banyaknya korupsi yang dilakukan pegawai-pegawai VOC
e. banyak biaya perang yang dikeluarkan untuk mengatasi perlawanan penduduk
f. kerugian cukup besar dan utang yang sangat banyak.

Dengan dibubarkannya VOC, hak dan kewajiban VOC kemudian diambil alih oleh kerajaan Belanda dibawah kendali Prancis. Sebagai gubernur Jendral di wilayah Indonesia, pemerintah kerajaan Belanda mengangkat Daendels. Daendels berkuasa di Indonesia dalam kurun waktu 1808 – 1811. Tugas utama Daendels di Indonesia adalah untuk mempertahankan pulau jawa dari serangan pasukan Inggris.

Berikut beberapa kebijakan Daendels di Indonesia ;
  1. Membangun ketentaraan, mendirikan benteng, pabrik mesiu/senjata di Semarang dan Surabaya serta rumah sakit tentara.
  2. Meningkatkan jumlah tentara dengan jalan mengambil dari berbagai suku bangsa di Indonesia
  3. Membuat jalan pos dari Anyer sampai Panarukan dengan panjang sekitar 1.000 km.
  4. Membangun pelabuhan di Anyer dan Ujung Kulon untuk kepentingan perang.
  5. Memberlakukan kerja rodi/ kerja paksa untuk membangun pangkalan tentara.
  6. Pegawai pemerintah menerima gaji tetap dan dilarang melakukan kegiatan perdagangan.
  7. Menetapkan verplichte leverantie, yaitu kewajiban menjual hasil bumi hanya kepada pemerintah dan dengan harga yang telah ditetapkan.
  8. Menetapkan Prianger stelsel, yaitu kewajiban rakyat Priangan untuk menanam kopi dan menyerahkan hasilnya kepada VOC.
  9. Menetapkan contingenten. Pengertian Contingenten yaitu pajak berupa penyerahan hasil bumi.
gambar Kolonialisme Belanda di Indonesia 4
Daendels
Tahun 1811 Daendels ditarik kembali ke Belanda karena dianggap  sangat otoriter, dan digantikan oleh Gubernur Jenderal Janssens. Namun dibawah kendali Janssens, Belanda kalah perang lawan Inggris di Jawa sehingga harus menandatangani perjanjian yang diberi nama kapitulasi Tuntang, pada tanggal 17 September 1811. Isi Kapitulasi Tuntang adalah ;
  1. Seluruh militer Belanda yang berada di wilayah Asia Timur harus diserahkan kepada Inggris dan menjadi tawanan militer Inggris.
  2. Hutang pemerintah Belanda tidak diakui oleh Inggris. 
  3. Pulau Jawa dan Madura serta semua pelabuhan Belanda di luar Jawa menjadi daerah kekuasaan Inggris.
Inggris berkuasa di Indonesia selama lebih kurang 5 tahun yaitu periode tahun 1811 – 1816. Namun melalui kesepakatan yang dibuat antara pemerintah Belanda dan Inggris, Indonesia akhirnya kembali lagi menjadi daerah jajahan Belanda. Dan pada tahun 1830, Belanda menerapkan kebijakan sistem tanam paksa atau Cultuurstelsel. 

Pengertian Cultuurstelsel dalam bahasa Inggris berarti Cultivation System yang memiliki arti sistem tanam. Namun di Indonesia, pengertian cultuurstelsel lebih dikenal dengan istilah tanam paksa. Hal tsb karena dalam praktiknya rakyat memang dipaksa. Aturan tanam paksa sangat merugikan rakyat Indonesia. Rakyat dipaksa bekerja dan menanam tanaman wajib tanpa mendapat imbalan. Tanaman wajib tsb merupakan tanaman perdagangan yang laku di dunia internasional seperti kopi, teh, lada, kina, dan tembakau.

Akibat tanam paksa bagi rakyat Indonesia adalah timbulnya kelaparan hebat di Cirebon (1844), Demak (1848), dan Grobogan (1849). Rakyat sangat melarat dan menderita akibat sistem tanam paksa tsb. Sebagai reaksi, rakyat Indonesia selalu mengadakan perlawanan menentang tanam paksa tetapi tidak pernah berhasil. Penyebabnya karena rakyat bergerak secara sendiri-sendiri dan tidak terorganisasi dengan baik. Setelah mendapat banyak kritikan, sistem tanam paksa secara resmi dihapus oleh Belanda sejak tahun 1870. 

Kolonialisme Belanda di Indonesa terus berlanjut sampai pada tahun 1942 ketika Jepang berhasil menaklukkan pemerintahan Belanda di Indonesia. Demikianlah materi yang dapat kami sampaikan, semoga dapat banyak bermanfaat untuk Anda sekalian. Terimakasih!

Proses Perkembangan kolonialisme dan imperialisme barat di indonesia

Pada materi sejarah di tingkat SMP, ada satu materi yang khusus membahas bagaimana sebenarnya sejarah penjajahan (kolonialisme dan imperialisme) yang dilakukan bangsa Eropa di Indonesia. Karena itu, kali ini kami akan mengupas proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme barat di Indonesia tsb. 

Materi ini murni hasil jerih payah kami penulis di website ardiyansarutobi.blogspot.com, karena itu kami harap apabila Anda mengcopy tulisan di web ini harap menyebutkan sumbernya dan membuat link balik ke website kami. Kami sangat berterimakasih atas apresiasi apapun yang Anda lakukan untuk keberlangsungan dan kemajuan website ini.

Pengertian kolonialisme dan imperialisme

Pengertian kolonialisme adalah pengembangan kekuasan sebuah negara atas wilayah dan manusia diluar batas negaranya, seringkali bertujuan untuk mencari dominasi ekonomi dari sumber daya, tenaga kerja, dan pasar (sumber : wikipedia). 

Sedangkan pengertian imperialisme adalah penaklukan satu bangsa/ negara atas bangsa/ negara lain. Imperialisme erat kaitannya dengan penjajahan. Pada imperialisme, sebuah negara memegang kendali/ menguasai negara lainnya, baik secara wilayah, politik, maupun ekonomi. Kata imperialisme sendiri berasal dari bahasa latin “imperium” yang bermakna “memerintah”.

Penjelajahan Samudra Bangsa Eropa

gambar kolonialisme dan imperialisme barat di Indonesia

Terjadinya kolonialisme dan Imperialisme, erat kaitannya dengan dampak yang ditimbulkan setelah perang salib. Akibat perang salib, pelabuhan konstantinopel ditutup sehingga bangsa eropa harus mencari rempah-rempah ke tempat lain dan melakukan pelayaran. Sebelum perang salib, bangsa eropa sangat tergantung dengan rempah-rempah dan kain sutera yang mereka bawa dari laut tengah.

Perang salib sendiri berlangsung dari tahun 1096 – 1291. Perang ini melibatkan kaum nasrani dan kaum islam yang diwakili oleh kerajaan turki Usmani. Kemenangan pada perang salib diraih oleh kerjaan Turki Usmani. Sultan Mahmud II sebagai penguasa turki Usmani, menutup konstantinopel (byzantium) dari pedagang eropa sehingga jalur perdagangan antara eropa dan asia tertutup.
baca juga : pengertian Globalisasi dan sikap masyarakat
Faktor pendorong perjalanan samudera yang dilakukan bangsa barat ketika itu tidak lepas dari kekalahan mereka pada parang salib, sehingga mereka mempunyai semangat 3 G yaitu gold glory gospel. Gold artinya ingin memperoleh uang/ kekayaan/ emas/), ), Glory artinya ingin memperoleh kejayaan ataupun daerah jajahan, dan Gospel artinya ingin menyebarkan agama nasrani.

Negara-negara yang memelopori penjelajahan samudra adalah Portugis dan Spanyol, menyusul Inggris, Belanda, Prancis, dan Denmark. Tercatat beberapa penjelajah samudra dari portugis yaitu antara lain : Bartholomeu Dias, Vasco da Gama, Alfonso d’albuquerque. Lalu penjelajah dari Spanyol  antara lain yaitu Christopher Columbus. Kemudian ada banyak lagi penjelajah samudra dari negara barat lainnya.

Lalu apa tujuan bangsa eropa datang ke Indonesia? Jawabannya adalah karena Indonesia kaya akan rempah-rempah. Rempah-rempah yang digunakan untuk bahan baku obat ini, saat itu harganya sangat mahal. Dalam sejarah negara Indonesia, ada beberapa negara barat yang pernah tiba di Indonesia dan berusaha memonopoli rempah-rempah yang Indonesia punya. Negara-negara tsb yaitu Portugis, Spanyol, Inggris, Perancis, dan Belanda.

Masa Kolonial di Indonesia

Secara singkat, terbentuknya kolonial di Indonesia dimulai dengan  kedatangan Portugis di Maluku pada tahun 1512. VOC kemudian mengambil alih posisi Portugis untuk berkuasa di Indonesia, efektif sejak tahun 1641. Tongkat estafet kekuasaan di Indonesia kemudian berturut-turut jatuh pada pihak Kerajaan Belanda yang dikendalikan oleh Prancis, direbut Inggris, dan akhirnya langgeng di bawah kekuasaan Belanda sampai pendudukan Jepang tahun 1942.

Kolonialisme Belanda di Indonesia.

Pembahasan tentang kolonialisme Belanda di Indonesia ini, dapat secara lengkap Anda lihat di : Kolonialisme Belanda di Indonesia.

Kolonialisme Inggris di Indonesia

gambar kolonialisme dan imperialisme barat di Indonesia 2
Sir Stamford Raffles
Pendudukan kolonial Inggris di Indonesia (melalui kongsi dagang mereka bernama EIC/ East Indian Company) dimulai sejak kapitulasi Tuntang tahun 1811. Gubernur EIC pertama di Indonesia adalah Thomas Stamford Raffles (berkuasa tahun 1811 – 1816). Dan berikut ini beberapa kebijakan yang diambil Raffles ;

a. Mengganti kebijakan Daendels yang dikenal dengan nama Contingenten, menjadi sistem sewa
tanah (Landrent). Pada sistem sewa tanah atau biasa juga disebut sistem pajak tanah, rakyat atau
para petani harus membayar pajak sebagai uang sewa, karena semua tanah dianggap milik negara.
b. membagi wilayah Jawa menjadi 16 daerah karesidenan.
c. menemukan bunga Rafflesia-arnoldii,
d. merintis Kebun Raya Bogor.

Pada tahun 1814, Napoleon Bonaparte (penguasa Perancis) menyerah kepada Inggris sehingga dengan demikian, Belanda lepas dari kendali Prancis. Kemudian diadakan pertemuan antara Belanda dan Inggris dan menghasilkan sebuah kesepakatan yang bernama Convention of London. Isi kesepakatan tsb adalah Belanda memperoleh kembali daerah jajahannya yang dulu direbut Inggris. Status Indonesia dikembalikan sebagai wilayah kekuasaan Belanda. Penyerahan wilayah Hindia Belanda dari Inggris kepada Belanda berlangsung di Batavia pada tanggal 19 Agustus 1816.

Dampak Kolonialisme dan imperialisme di Indonesia

Kolonialisme dan imperialisme di Indonesia yang berlangsung ber-abad-abad lamanya tentu memberi dampak yang banyak bagi kehidupan bangsa Indonesia. DI bidang politik misalnya, mulai dikenal pejabat pemerintahan yang dipilih sesuai kecakapan bukan keturunan, serta munculnya paradigma bahwa menjadi pegawai pemerintah lebih menguntungkan dibanding menjadi pengusaha. Selain itu di bidang sosial ekonomi yaitu munculnya kemelaratan dan penderitaan rakyat akibat berbagai kebijakan yang dibuat pemerintah kolonial. Selain itu praktik korupsi yang merajalela, melemahkan sumber daya manusia Indonesia bahkan hingga saat ini.

Adapun di bidang kebudayaan yaitu perubahan dalam bahasa yang digunakan masyarakat Indonesia, cara pergaulan, pakaian, gaya hidup, pendidikan, dan lain-lain. Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan tentang proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme barat di Indonesia. Terimakasih atas kunjungan Anda!

Sistem Pernapasan (SIstem Respirasi) pada Manusia

Kali ini kami akan membagikan materi IPA Terpadu yaitu tentang sistem respirasi pada manusia. Materi ini antara lain dipelajari oleh siswa/i SMP kelas VIII (delapan). Dibagian ini, Anda akan mempelajari :
  • Pengertian respirasi
  • Alat-alat pernapasan pada manusia atau organ pernapasan pada manusia, dan 
  • Mekanisme pernapasan pada manusia

Pengertian Respirasi

Pengertian respirasi adalah suatu proses perombakan bahan makanan sehingga diperoleh energi. Respirasi dapat dibedakan menjadi respirasi aerob dan respirasi anaerob. Respirasi aerob adalah proses perombakan bahan makanan oleh oksigen sehingga diperoleh energi dan karbon dioksida atau CO2, sedangkan respirasi anaerob merupakan perombakan bahan makanan tanpa oksigen. Adapun pengertian pernapasan adalah proses pertukaran gas yang berasal dari makhluk hidup dengan gas yang ada di lingkungannya. 

Alat Pernapasan (Organ Pernapasan) Pada Manusia

Alat-alat yang digunakan untuk bernapas pada manusia atau bisa juga kita sebut organ pernapasan pada manusia, terdiri atas hidung, pangkal tenggorok (faring), batang tenggorok (trakea), cabang batang tenggorok (bronkus), anak cabang batang tenggorok (bronkiolus), dan paru-paru (pulmo).

foto organ pernapasan atau alat pernapasan
organ pernapasan

Hidung

Hidung merupakan bagian paling atas dari alat pernapasan, dan merupakan alat paling awal di lalui saat bernapas. Pada hidung terdapat rambut-rambut hidung yang berfungsi untuk menyaring partikel debu atau kotoran yang masuk bersama udara yang letaknya terdapat dalam rongga hidung. Rongga hidung berfungsi memanaskan udara oleh permukaan yang luas, melembabkan udara, dan menyaring udara. Hidung merupakan Indra pembau yang  sel-selnya peka terhadap bau sehingga zat-zat yang berbahaya dan berbau tidak sedap tidak mudah terhirup. Di dalam rongga hidung terdapat selaput lendir sebagai perangkap benda asing yang masuk terhirup saat bernapas. Dan juga Konka mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menyamakan suhu udara yang terhirup dari luar dengan suhu tubuh atau menghangatkan udara yang masuk ke paru-paru. 

Pangkal tenggorokan (Faring)

foto pangkal tenggorokan

Faring merupakan hulu kerongkongan yang merupakan percabangan dua saluran, yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. faring terdiri atas lempengan-lempengan tulang rawan. Bagian dalam dindingnya digerakan oleh otot untuk menutup serta membuka glotis. Glotis adalah lubang mirip celah yang menghubungkan trakea dengan faring.Pada faring terdapat katup yang disebut dengan epiglotis atau anak tekak. Epiglotis akan selalu terbuka dan akan menutup jika ada makanan yang masuk ke tenggorokan.

Batang tenggorokan (trakea)

Batang tenggorokan (trakea) tersusun dari cincin tulang rawan yang terletak di depan kerongkongan dan berbentuk pipa. Batang tenggorokan berfungsi untuk menyediakan tempat bagi udara yang dibawa masuk dan udara yang akan dikeluarkan.Bagian dalam dari batang tenggorokan (trakea) terdapat selaput lender dan mempunyai lapisan yang terdiri atas jaringan epitelium bersilia. Fungsi epitelium bersilia pada dinding trakea untuk menyaring benda-benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan.

Bronkus (Cabang Batang Tenggorokan) 

Bronkus (cabang batang tenggorokan) merupakan bagian yang menghubungkan paru-paru dengan trakea. Setiap bronkus terdapat lempengan tulang rawandan di dindingnya terdapat otot halus. Serta di dalam paru-paru, bronkus bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus.

Pulmo (paru-paru)

gambar1 paru-paru

Pulmo(paru-paru) adalah alat respirasi yang terletak antara rongga dada dan diafragma. Diafragma merupakan sekat rongga badan yang membatasi rongga dada dan rongga perut. Paru-paru dibungkus oleh selaput rangkap dua yang disebut pleura. Pleura berfungsi melindungi paru-paru dari gesekan saat mengembang dan mengempis.pulmo(paru-paru) terdiri dari dua bagian yaitu paru-paru kiri dan paru-paru kanan . paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir dan paru-paru kanan terdiri dari tiga gelambir. Didalam paru-paru terdapat bronkus dan bronkiolus. Pada bronkiolus terdapat pembuluh-pembuluh halus, pembuluh-pembuluh halus akan berakhir pada gelembung-gelembung halus atau gelembung paru-paru yang disebut alveolus. Dinding alveolus berbatasan dengan pembuluh kapiler darah untuk difusi gas pernapasan.di dinding alveolus inilah nanti akan terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Mekanisme Pernapasan

Proses pernafasan pada manusia dapat terjadi secara sadar maupun tidak sadar.Dalam  respirasi terjadi dua siklus yaitu fase inspirasi (menghirup udara pernapasan) dan fase ekspirasi (menghembuskan udara). Berdasarkan cara melakukan inspirasi dan ekspirasi  manusia dapat melakukan dua mekanisme pernapasan yaitu mekanisme pernapasan dada dan mekanisme  pernapasan perut.

Mekanisme pernapasan dada

Mekanisme proses inspirasi Pernapasan dada diawali dengan berkontraksinya muskulus interkostalis (otot antar tulang rusuk),sehingga menyebabkan terangkatnya tulang rusuk.mengakibatkan rongga dada membesar sehingga tekanan udara dalam dada menurun dan paru-paru mengembang sehingga udara luar masuk ke paru-paru. Sedangkan mekanisme proses ekspirasi diawali saat muskulus interkostalis berelaksasi sehingga tulang rusuk menurun kembali.akibatnya rongga dada menyempit sehingga tekanan udara dalam rongga dada meningkat dan paru-paru mengecil  sehingga tekanan udara dalam rongga paru-paru menjadi lebih tinggi sehingga udara luar akan keluar dari paru-paru.

Mekanisme  pernafasan perut

mekanisme  proses inspirasi pernapasan perut diawali dengan berkontraksi otot diafragma, sehingga diafragma yang melengkung berubah jadi datar. Mengakibatkan rongga dada dan paru-paru mengembang. Sehingga tekanan udara yang rendah dalam paru-paru menyebabkan udara dari luar masuk ke paru-paru. Sedangkan mekanisme proses ekspirasi diawali dimana otot diafragma berelaksasi sehingga otot diafragma melengkung kembali, akibatnya rongga dada paru-paru mengempis sehingga tekanan udara dalam paru-paru naik kemudian udara keluar dari paru-paru.

Kesimpulan.
Respirasi dapat dibagi menjadi 2 yaitu respirasi aerob dan respirasi anaerob. Pada manusia, alat respirasi manusia terdiri atas hidung, faring, trakea, bronkus dan pulmo. Berdasarkan cara inspirasi dan ekspirasi serta tempat terjadinya pernapasan pada manusia dibedakan menjadi dua yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada. 

Demikianlah materi tentang sistem respirasi pada manusia. Mudah-mudahan dapat bermanfaat. Apabila ada pertanyaan, silahkan bertanya dengan cara mengisi kolom komentar di bawah. Terimakasih.