Tampilkan postingan dengan label Materi pelajaran lengkap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi pelajaran lengkap. Tampilkan semua postingan

Bentuk Muka Bumi, Proses Pembentukan, dan Dampaknya Bagi Kehidupan

Sebenarnya, pembahasan tentang bentuk muka bumi ini, sedikit sudah penulis singgung pada artikel interpretasi peta tentang pola dan bentuk muka bumi (materi IPS Terpadu kelas IX). Namun sepertinya, di kelas VII, ada bab tersendiri yang secara khusus mengupas tentang bentuk muka bumi. Mencakup pembahasan mengenai deskripsi bentuk muka bumi, proses pembentukannya, dan dampaknya bagi kehidupan manusia.

Karena itu, penulis sengaja membuat artikel  atau postingan khusus yang membahas secara lebih mendalam...lebih detail tentang bentuk muka bumi.

Bentuk Permukaan Bumi

Bentuk muka bumi aslinya menjadi salah satu kajian dalam ilmu geografi. Namun dalam IPS terpadu, aspek geografi tsb dicoba untuk dikaitkan dengan sub ilmu sosial lainnya semisal ilmu sejarah, sosiologi, dan ekonomi.

Seperti yang kita ketahui, bumi yang kita tinggali sebenarnya adalah permukaannya, yaitu daratan dan lautan.  Adapun yang didalam bumi (inti bumi), berupa batuan yang tidak bisa dilihat secara kasat mata, kecuali apabila digali terlebih dahulu.

Bentuk permukaan bumi jika kita kelompokkan berdasarkan letaknya, maka akan didapat 2 kelompok besar, yaitu daratan dan lautan.

Muka bumi yang berupa daratan misalnya : gunung, pegunungan, bukit, dataran tinggi, dataran rendah, dan pantai.

gambar bentuk muka bumi
bentuk muka bumi berupa pegunungan

Beberapa contoh gunung berapi yaitu : gunung kerinci (Sumatera), Gunung Semeru (Jawa), gunung Rinjani (Lombok), dan gunung Soputan (Sulawesi). 

Contoh pegunungan di Indonesia ; Pegunungan Jaya Wijaya (Papua), Pegunungan Meratus (Kalimantan), dan pegunungan bukit barisan (Sumatera). 

Seharusnya, bentuk permukaan bumi adalah datar. Hanya saja, ada tenaga endogen dan eksogen yang mempengaruhi dan mengubah bentuk muka bumi yang datar tsb. Sehingga, bentuk muka bumi yang kita ketahui sekarang berbeda-beda tinggi rendahnya. 

Apa yang dimaksud dengan Relief Muka Bumi?

Pengertian Relief muka bumi adalah tinggi rendahnya permukaan bumi diukur berdasarkan ketinggian dari atas permukaan laut (permukaan laut yaitu garis pantai sebuah laut).

Faktanya, muka bumi kita tidaklah rata. Ada yang tinggi, ada yang rendah...dan tinggi rendahnya permukaan bumi tersebut, dipengaruhi oleh tenaga endogen dan tenaga eksogen.

Untuk menggambarkan relief permukaan bumi, biasanya digunakan peta tiga dimensi (peta timbul), peta kontur, dan atau peta dengan kode warna.

gambar bentuk muka bumi 2
gambar peta kontur

Proses Pembentukan Muka Bumi oleh Tenaga Endogen 

gambar proses pembentukan muka bumi - infographic

Tenaga Endogen adalah tenaga pembentuk muka bumi yang berasal dari dalam bumi. Tenaga endogen bersifat membangun/ membentuk muka bumi.

Vulkanisme

Pengertian Vulkanisme adalah peristiwa naiknya magma dari dalam perut bumi dan menyusup ke dalam litosfer (kulit bumi) akibat suhu magma yang tinggi serta banyaknya gas yang terkandung didalamnya. 

Adapun pengertian magma adalah campuran batu-batuan namun dalam keadaan cair, liat, dan sangat panas. Normalnya, magma berada dalam perut bumi. 

Aktivitas penyusupan magma ke dalam litosfer dapat dibagi menjadi dua, yaitu intrusi magma dan ekstrusi magma. 

Adapun pengertian intrusi magma adalah peristiwa menyusupnya magma di antara lapisan batuan, dan tidak mencapai permukaan Bumi. Sedangkan pengertian ekstrusi magma adalah peristiwa penyusupan magma sampai keluar permukaan bumi dan membentuk gunung berapi. 

Ekstrusi magma terjadi apabila tekanan gas kuat dan ada retakan pada kulit bumi sehingga tercipta letusan yang dahsyat.

Tektonisme.

Tektonisme biasa juga disebut diatropisme (pergerakan pada kerak bumi). 

Pengertian Tektonisme adalah perubahan letak lapisan kulit Bumi dari kedudukan semula, akibat pergeseran lempeng tektonik, baik secara vertikal maupun horizontal.

Maksud dari lempeng tektonik adalah salah satu bagian listofer (lapisan kulit bumi)) yang padat dan terapung .

Berdasarkan luas wilayah yang dipengaruhi dan kecepatan geraknya, tektonisme dibedakan menjadi dua yaitu Epirogenesa dan Oregenesa. 

Ciri Epirogenesa yaitu wilayah yang terpengaruh oleh epirogenesa sangat luas dan kecepatan gerakan nya sangat lambat sehingga biasanya tidak kita rasakan, namun tanda-tandanya dapat dilihat dari perubahan garis pantai. Epirogenesa dipercaya menjadi gerakan pembentuk benua.  

Jika epirogenesa membentuk benua, maka Oregenesa lah yang membentuk pegunungan.  Gerakan oregenesa lebih singkat dibanding Epirogenesa, lagipula daerah yang dipengaruhinya lebih sempit.

Oregenesa dibagi lagi menjadi lipatan dan patahan. 

Lipatan terjadi apabila dua lempeng kerak bumi saling bertabrakan sehingga mendapat tekanan hebat yang menyebabkan pelipatan lapisan batuan. Contoh pegunungan lipatan adalah pegunungan Himalaya. 

Patahan tejadi apabila dua lempeng kerak bumi yang tidak elastis atau keras saling bertabrakan sehingga tekanan yang terjadi menyebabkan kerak bumi retak kemudian patah.

Salah satu contoh permukaan bumi akibat patahan yaitu danau toba di Sumatera Utara. Pada danau toba, ada bagian tanah yang turun sangat dalam (disebut ngarai) akibat patahan, kemudian ngarai tsb terisi air sehingga menciptakan sebuah danau.  

gambar bentuk muka bumi 3
Danau Toba, contoh muka bumi akibat tektonsme

Seisme

Pengertian Seisme adalah getaran keras dan terjadi tiba-tiba akibat pergeseran daratan di bumi. Fenomena seisme dapat disebabkan oleh tiga hal yaitu tektonik, vulkanik, dan runtuhan. 

Terjadinya gempa bumi akibat tektonik dapat dijelaskan sebagai berikut ;
Dua lempeng tektonik yang berdekatan saling berjauhan, mendekati, atau saling bergeser, kemudian terjadi pengumpulan energi secara terus-menerus sampai lempeng tektonik tidak mampu lagi menahan gerakan yang terjadi, akibatnya terjadi pelepasan secara tiba-tiba dan menggetarkan kulit bumi.  

Gempa bumi akibat vulkanik terjadi pada gunung berapi. Timbulnya gempa vulkanik dapat dijelaskan sebagai berikut ; aliran magma dari dalam bumi menyusup ke atas dan menerobos kulit bumi yang keras sehingga terjadi getaran.

Getaran yang ditimbulkan gempa vulkanik mencapai jarak yang tidak jauh, hanya di daerah sekeliling gunung berapi. Intensitas gempanya pun biasanya dikategorikan lemah hingga sedang, tidak sekuat gempa tektonik.

Adapun yang dimaksud gempa akibat runtuhan adalah gempa karena terjadi runtuhan tanah. Jenis gempa ini biasa terjadi pada daerah yang terdapat banyak rongga-rongga bawah tanah, misalnya pada area kegiatan penambangan bawah.

Tanah runtuh kemudian menyebabkan permukaan bumi bergetar. Jenis gempa runtuhan merupakan gempa dengan kekuatan getaran lemah dan pengaruhnya hanya bersifat lokal.

Dampak Positif  dan Dampak Negatif Tenaga Endogen

Adapun dampak positif tenaga Endogen yaitu ;
1. membentuk bentang alam yang indah sehingga menjadi daya tarik wisata. 

2. membentuk kawasan tangkapan air hujan (catchment area). Maksud dari kawasan tangkapan air hujan yaitu wilayah yang menerima banyak curah hujan dan mampu menyimpan serta mengeluarkan air tanah  pada musim kemarau ke daerah yang lebih rendah. 

Contoh catchment area antara lain kawasan puncak bogor dan kawasan pegunungan Dieng.

3. sumber bahan tambang dan mineral. Emas, perak, bijih besi, aluminium, dll banyak terbentuk di daerah rekahan pertemuan lempeng.

Sedangkan dampak negatif tenaga endogen antara lain ;
Letusan gunung berapi dan gempa bumi yang merupakan bencana alam, banyak merugikan secara materiil, bahkan dapat menimbulkan korban jiwa.

Peran Tenaga Eksogen terhadap Muka Bumi

Sama halnya dengan tenaga endogen, tenaga eksogen juga berperan dalam membentuk permukaan bumi.

Tapi ada perbedaannya. 

Pengertian tenaga eksogen adalah tenaga pembentuk bumi yang berasal dari luar bumi dan bersifat merusak bentuk permukaan bumi yang sudah ada. 

Tenaga eksogen dipengaruhi oleh sinar matahari, angin, air, makhluk hidup, dan gletser (bongkah es). 

Salah satu contoh relief permukaan bumi yang rusak akibat tenaga eksogen adalah gunung atau bukit yang pohon-pohonnya habis karena penebangan liar sehingga batuan yang ada mengalami pelapukan kemudian terkikis (erosi).

Pelapukan, Erosi, Sedimentasi

Bila disebutkan satu persatu, ada beberapa jenis tenaga eksogen, yaitu erosi, pelapukan, dan sedimentasi. Lalu apa makna dari istilah-istilah tersebut?

Pelapukan

Pengertian pelapukan adalah proses pengelupasan atau penghancuran kulit bumi akibat suhu, air, organisme, dan reaksi kimia.

Benda yang mengalami pelapukan biasanya adalah batuan.

gambar bentuk muka bumi 4
Pelapukan Batuan

jenis jenis pelapukan ada 3, yaitu pelapukan fisik, pelapukan organis, dan pelapukan kimiawi. 

Disebut pelapukan fisik karena batuan yang mengalami pelapukan berubah bentuk nya menjadi lebih kecil. Biasa juga disebut pelapukan mekanis karena proses berlangsungnya secara mekanis.

Pelapukan fisik (mekanis) dapat disebabkan oleh tiga hal ;
  • Perbedaan temperatur yang tinggi. Misalnya di daerah beriklim kontinental atau gurun, dimana suhu udara antara siang dan malam berbeda sangat ekstrim. Pada daerah gurun, suhu ketika siang bisa mencapai 50 derajat celcius, sedangkan ketika malam suhu udaranya dingin. 
  • Pembekuan air dalam batuan. Pada saat hujan, sebagian air yang masuk ke dalam batuan kemudian membeku lalu volume nya bertambah sehingga memberi tekanan pada batuan, akibatnya permukaan batuan retak dan rusak. 
  • Berubahnya air garam menjadi kristal. Contoh pelapukan oleh air garam yaitu pelapukan pada batuan karang di daerah pantai. Air laut yang masuk ke dalam batu karang, pada siang hari menguap sehingga garam yang ada didalam batu karang mengkristal. Kristal garam yang tajam kemudian merusak batuan. 

Pelapukan organis/ biologis adalah jenis pelapukan akibat organisme yaitu tumbuhan, manusia, dan hewan. Contoh pelapukan organis yaitu pelapukan batuan oleh akar tanaman, oleh cacing, dan kegiatan pertambangan yang dilakukan manusia. 

Pelapukan kimiawi adalah jenis pelapukan akibat rekasi kimia. Air hujan, karbon dioksida, dan oksigen merupakan unsur utama penyebab pelapukan kimiawi. 

Erosi

Dulu waktu SD (Sekolah Dasar), penulis ingat erosi itu biasanya identik dengan pengikisan tanah. Padahal sebenanrnya kurang tepat jika erosi diartikan semata-mata sebagai pengikisan tanah (walaupun ada benarnya). 

Erosi terjadi pada batuan yang mengalami pelapukan. Lebih tepatnya, pengertian erosi adalah proses pengikisan dan pengangkutan material hasil pelapukan.

Yang mampu mengikis dan memindahkan batuan yang telah lapuk adalah angin, air, gelombang air laut, dan gletsyer (es).

Contoh erosi air yaitu abrasi. Abrasi merupakan sebuah keadaan dimana batuan di pantai terkikis akibat gelombang air laut. Biasanya, abrasi terjadi pada pantai yang curam dan pantai yang landai. Terkadang bahkan abrasi menyebabkan terbentuknya goa-goa pantai. 

Adapun erosi angin biasa terjadi di daerah kering misalnya di padang pasir. 

Sedimentasi

Pengertian sedimentasi adalah proses pengendapan material hasil erosi pada tempat yang lebih rendah, seperti dataran rendah, waduk, danau, muara sungai, tepi pantai dan dasar laut. 

Dampak Positif dan Negatif Tenaga Eksogen

Tenaga Eksogen, yang juga merupakan tenaga pembentuk muka bumi, tetap memberi manfaat bagi kehidupan. Salah satunya misalnya dapat mempercepat pelapukan batuan vulkanis sehingga membentuk tanah yang subur.

Lalu apa dampak negatif tenaga eksogen itu? Tenaga eksogen dapat menyebabkan bencana alam, misalnya karena erosi dan tanah longsor, hutan yang terbakar akibat panas matahari yang berlebihan, dan banjir akibat hujan deras yang turun terus-menerus.

Bagaimana? Sependapat dengan apa yang saya sampaikan? Ada pertanyaan atau ada koreksi tentang bentuk muka bumi? Mari kita berdiskusi melalui kotak komentar yang sudah tersedia dibagian bawah blog ini!

Pengendalian Penyimpangan Sosial - Pengertian, contoh, faktor penyebab, bentuk, dll

Pengendalian penyimpangan sosial - Penyimpangan sosial terjadi karena adanya sosialisasi yang tidak sempurna. Pengertian penyimpangan sosial adalah segala tindakan atau perilaku yang tidak sesuai dengan aturan/ norma/ nilai yang dianut dan berlaku didalam lingkungan sosial. Penyimpangan sosial disebut juga deviasi, sedangkan pelakunya disebut deviant. 

Sebuah penyimpangan sosial sangat bergantung pada nilai atau norma yang berlaku dalam suatu masyarakat. Maksudnya, suatu tingkah laku dapat dikatakan menyimpang oleh suatu masyarakat, namun belum tentu dianggap menyimpang oleh masyarakat lain yang memiliki norma dan nilai yang berbeda.

Boleh dikatakan, dalam pergaulan masyarakat saat ini akan selalu ada penyimpangan sosial, meskipun dalam taraf yang kecil atau ringan sekalipun. Hal tsb terjadi karena kehidupan masyarakat yang semakin majemuk sehingga perbuatan yang melanggar norma sudah dianggap biasa. Pelaku perbuatan menyimpang tsb biasanya di cap dengan suatu sebutan, seperti misalnya pembangkang, pembandel, nakal, susah diatur, pelanggar, bahkan penjahat.

Contoh penyimpangan sosial


Contoh penyimpangan sosial di masyarakat misalnya penyalahgunaan narkotika, pencurian, perjudian, dll. Contoh penyimpangan sosial dalam keluarga misalnya anak yang diperintahkan orang tuanya supaya membersihkan kamar tidurnya namun ternyata tidak dikerjakan. Contoh penyimpangan sosial di sekolah misalnya perkelahian antar pelajar, kenakalan remaja berupa balapan liar.

Faktor Penyebab Terjadinya penyimpangan sosial.

Adapun faktor penyebab adanya perilaku menyimpang dalam kehidupan sosial adalah ;
a. perbedaan status sosial/ kesenjangan sosial yang sangat mencolok antara orang kaya dan miskin.
b. pengangguran.
c. desakan ekonomi.
d. keluarga yang tidak harmonis/ berantakan (broken home).
e. media massa.
f. Tidak ada sosok yang bisa dijadikan contoh/ panutan/ teladan.
g. Pengaruh lingkungan yang buruk, misalnya di lingkungan perjudian, prostitusi, pengangguran, pengaruh teman sebaya, ataupun pengaruh lingkungan orang mabuk-mabukan.
h. pelampiasan rasa kekecewaan
i. ketidakmampuan menyerap nilai dan norma secara utuh
j. Pengaruh kemajuan teknologi.

Teori Penyimpangan sosial

Ada beberapa teori yang menjelaskan mengapa suatu penyimpangan sosial terjadi, dan berikut ini beberapa diantara teori penyimpangan sosial tsb ;

1. Teori Anatomi.
Menurut teori ini, penyimpangan sosial terjadi karena struktur nilai/ norma di dalam masyarakat berbeda-beda sehingga tidak ada pedoman jelas, mana norma yang harus dipatuhi oleh warga.
2. Teori sosialisasi.
Menurut teori ini, penyimpangan sosial terjadi akibat ketidakmampuan individu atau masyarakat dalam menghayati norma dan nilai yang dominan.

Bentuk bentuk penyimpangan sosial

Ada begitu banyak penyimpangan sosial, karena itu untuk memudahkan dalam identifikasinya, kita bedakan menjadi beberapa bentuk penyimpangan sosial. Jika kita bedakan berdasarkan kadar penyimpangan nya maka penyimpangan sosial dapat dibedakan menjadi penyimpangan primer dan penyimpangan sekunder.

a. Penyimpangan Primer
Penyimpangan primer bisa juga kita sebut penyimpangan ringan. Penyimpangan primer adalah jenis penyimpangan sosial yang bersifat sementara (tidak terus-menerus), tidak terlalu merugikan orang banyak, dan orang yang melakukan penyimpangan tsb masih diterima oleh masyarakat secara sosial. Contoh penyimpangan primer yaitu orang yang mengendarai kendaraan dengan kecepatan yang tinggi, orang yang melanggar tata tertib lalu lintas, orang yang memanipulasi pajak kekayaan, menyontek ketika ulangan, dan bolos sekolah.

b. Penyimpangan sekunder
Penyimpangan sekunder biasa juga disebut penyimpangan berat. Penyimpangan sekunder adalah jenis penyimpangan sosial yang pelakunya tidak dapat diterima oleh masyarakat (masyarakat tidak bisa lagi mentolerir), perbuatan menyimpang dilakukan terus menerus, sangat merugikan orang lain, dan gaya hidup pelakunya didominasi oleh perbuatan menyimpang tsb. Contohnya ; orang yang sering mabuk-mabukan, pembunuh, pencuri, perampok, dll.

Namun apabila kita bedakan berdasarkan pelakunya, maka penyimpangan sosial dapat dibedakan menjadi penyimpangan Individu dan penyimpangan kelompok.

a. Penyimpangan Individu
Penyimpangan Individu adalah jenis penyimpangan sosial yang dilakukan oleh satu orang individu. Misalnya pencurian yang dilakukan sendirian/ satu orang saja.

b. Penyimpangan kelompok
Penyimpangan kelompok adalah jenis penyimpangan sosial yang dilakukan oleh banyak orang/ kelompok orang. Misalnya : sindikat terorisme.

Sedangkan jika kita bedakan berdasarkan sifatnya, maka penyimpangan sosial dapat dibedakan menjadi penyimpangan sosial positif dan penyimpangan sosial negatif. 

a. Penyimpangan sosial positif merupakan jenis penyimpangan sosial yang walaupun menyimpang atau tidak sesuai dari norma/ nilai-nilai yang berlaku namun bermanfaat baik bagi dirinya sendiri maupun bagi masyarakat. Contoh penyimpangan positif adalah perempuan yang bekerja dalam bidang yang biasanya dikerjakan oleh laki-laki, misalnya sopir taksi, ojek, pembalap, petinju, pesepakbola, dll.

b. Penyimpangan sosial negatif, merupakan jenis penyimpangan sosial yang berdampak merugikan bagi si pelakunya dan masyarakat. Contoh penyimpangan negatif yaitu perbuatan menipu, berlaku tidak sopan dengan orang lain, mencuri, dsb.

Dampak Penyimpangan Sosial.

Penyimpangan sosial dapat berdampak positif dan negatif. Berikut ini beberapa dampak/ akibat dari suatu perbuatan yang menyimpang ;
1. dapat menghancurkan masa depan pelakunya
2. menganggu keamanan dan ketertiban
3. menimbulkan beban psikologis bagi pelakunya, seperti misalnya perasaan malu, dan stres.
4. Merusak tatanan nilai didalam masyarakat. 
5. mendorong terjadinya perubahan sosial.

Pengendalian Penyimpangan Sosial

Pengertian pengendalian sosial adalah suatu cara untuk menertibkan anggota masyarakat yang menyimpang, melanggar, atau membangkang terhadap nilai/ aturan/ norma. Tujuan pengendalian sosial adalah supaya masyarakat mau mematuhi aturan dan norma yang berlaku sehingga tercipta masyarakat yang serasi, teratur, dan tertib.

Jenis-jenis pengendalian penyimpangan sosial 

Jenis atau cara pengendalian sosial dapat kita bagi menjadi 4 cara, yaitu dengan tanpa kekerasan (persuasif), dengan kekerasan (koersif), penciptaan situasi yang dapat mengubah sikap dan perilaku (kompulsif), dan penyampaian nilai norma dan aturan secara berfulang-ulang (vervasi).

Pengertian pengendalian sosial persuasif adalah jenis pengendalian sosial yang menggunakan cara-cara tanpa kekerasan. Contoh pengendalian sosial persuasif yaitu penertiban PKL (Pedagang Kaki Lima) ke lokasi tertentu yang sudah disiapkan.

Pengendalian sosial koersif merupakan jenis pengendalian sosial yang menggunakan cara-cara kekerasan untuk menertibkan masyarakat. Misalnya menertibkan PKL (pedagang kaki lima) dengan cara membongkar paksa lapak PKL tsb setelah sebelumnya diberi peringatan.

Adapun contoh dari pegendalian sosial kompulsif adalah dengan menyediakan tempat sampah yang mudah dijangkau di sekolah supaya warganya tidak membuang sampah sembarangan. Sedangkan contoh pengendalian sosial vervasi adalah dengan ceramah, penyuluhan, ataupun dengan memanfaatkan papan informasi.

Pengendalian sosial preventif adalah jenis pengendalian sosial yang dilakukan untuk mencegah perilaku menyimpang tsb terjadi. Contoh pengendalian sosial preventif misalnya sosialisasi akan bahaya nya penggunaan narkoba supaya mencegah generasi muda kecanduan narkoba.
Pengendalian sosial represif

Jenis-jenis lembaga pengendalian sosial paling tidak dapat kita bedakan menjadi tiga, yaitu adat-istiadat, kepolisian, dan pengadilan.

Pembaca sekalian, demikianlah materi tentang pengendalian penyimpangan sosial yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk Anda.

Pengertian Pranata Sosial, Ciri-ciri, Fungsi, Jenis-jenis, dll

Setelah sebelumnya kami membahas tentang hubungan sosial/ interaksi sosial, kali ini akan kami lanjutkan tentang pranata sosial. Antara hubungan sosial dan pranata sosial memiliki kaitan karena hubungan sosial tsb baru bisa berjalan dengan baik apabila terdapat pranata sosial didalamnya. Lalu apakah yang dimaksud dengan pranata sosial?

Pengertian pranata sosial

Pembahasan tentang pranata sosial merupakan sub-bahasan ilmu sosiologi. Adapun pengertian pranata sosial adalah seperangkat aturan/ sistem tata kelakuan/ sistem norma yang dipergunakan sebagai pedoman manusia dalam kegiatan sosial. Contoh pranata sosial misalnya tegur sapa saat bertemu dengan orang lain, atau mempersilahkan masuk ketika ada tamu yang datang.

Pengertian pranata sosial menurut para ahli misalnya dari Koentjaraningrat. Koentjaraningrat mengatakan bahwa pranata sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.

Wujud dari pranata sosial adalah berupa lembaga (institute). Jika pranata merupakan sistem norma atau aturan-aturan yang mengatur aktivitas masyarakat, maka lembaga/ institute adalah badan atau organisasi yang melaksanakan aktivitas tsb.

gambar ilustrasi pranata sosial

Seseorang dikategorikan berperilaku menyimpang jika aktivitas yang dilakukan tidak sesuai dengan pranata sosial yang ada.

Ciri-ciri pranata sosial

Untuk memudahkan dalam mengenali mana yang merupakan pranata sosial, ada ciri-ciri pranata sosial yaitu ;
a. memiliki lambang-lambang/ simbol sebagai ciri khas nya. Lambang pranata sosial berfungsi untuk membedakan pranata yang satu dengan yang lainnya. Berikut ini beberapa contoh lambang pranata sosial ;

- garuda sebagai lambang negara Indonesia
- tut wuri handayani merupakan lambang sistem pendidikan di Indonesia
- tunas kelapa sebagai lambang gerakan pramuka Indonesia

b. memiliki aturan tertulis (tata tertib) dan tidak tertulis (tradisi).
c. memiiki tujuan. Masing-masing pranata sosial memiliki tujuan yang berbeda-beda.
d. memiliki nilai. 

fungsi pranata sosial

Adanya pranata sosial memiliki fungsi/ kegunaan yaitu ;
1. Menjaga keutuhan/ integrasi masyarakat
2. sebagai social control, yaitu menjadi sistem pengawasan masyarakat terhadap tingkah laku anggota-anggotanya.
3. memberikan pedoman kepada masyarakat dalam bertingkah laku dan bersikap.

Tujuan Pranata Sosial

Tujuan pranata sosial adalah untuk mengatur kehidupan manusia supaya berjalan teratur dan harmonis. Bila dijabarkan, menurut Koentjaraningrat, tujuan pranata sosial ada delapan, yaitu:

1. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan sosial dan kekerabatan. Contohnya pernikahan, sopan santun antarkerabat, sistem istilah kekerabatan, perceraian, dan poligami.
2. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia/ ekonomi. Misalnya industri, pertanian, perikanan, perdagangan, dll.
3. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan pengetahuan dan pendidikan manusia. Contoh :  TK, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dll.
4. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan ilmiah manusia atau scientific institutions. Contohnya berbagai macam metode ilmiah dan pendidikan ilmiah lainnya.
5. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia akan nilai estetika/ keindahan. Contoh: seni suara, seni rupa, seni gerak, dll.
6. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau religius institutions. Contohnya shalat, doa.
7. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara atau political institutions. Contohnya pemerintahan,  kehakiman, dll.
8. Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmani manusia atau somatic institutions. Contohnya pemeliharaan kecantikan, dan kesehatan.

Jenis jenis pranata sosial

Pranata sosial terdiri atas beberapa jenis. Jika kita bedakan berdasarkan lembaga (institute) yang kita jumpai sehari-hari, maka terdapat 5 jenis pranata sosial, yaitu pranata keluarga, pranata agama, pranata politik, pranata pendidikan, dan pranata ekonomi.  

Pranata keluarga

Keluarga adalah satuan sosial terkecil dan paling mendasar, yang umumnya terdiri atas ayah, ibu, dan anak, yang terikat atas hubungan darah, perkawinan, atau adopsi. Pengertian pranata keluarga adalah sistem tata kelakuan yang mengatur kehidupan dalam keluarga. 

Fungsi pranata keluarga yang utama adalah menjaga para anggota keluarganya supaya tidak menyimpang dari pranata masyarakat luas. Bila dijabarkan, fungsi keluarga yaitu : fungsi perlindungan baik fisik maupun psikis, fungsi reproduksi (memperoleh keturunan yang sesuai dengan ajaran agama dan sah secara hukum), fungsi sosialisasi (lingkungan sosial pertama yang membentuk kepribadian anak), fungsi afeksi (tempat pertama anak untuk mendapatkan kasih sayang),  dan Fungsi ekonomi (tempat memenuhi kebutuhan ekonomi).

Karena itu peran pranata keluarga dalam pembentukan kepribadian seorang anak sangatlah penting. Meskipun lingkungan sekolah anak tsb kondusif, namun tidak dibarengi dengan lingkungan keluarga yang baik, maka kepribadian anak tidak bisa berkembang dengan sempurna. Hal ini terlihat jelas pada anak yang orang tuanya cerai (broken home).

Contoh pranata keluarga misalnya aturan tidak boleh pulang larut malam, tidur paling lambat jam 9 malam, sholat subuh berjama’ah, dll.

Pranata agama

Pengertian pranata agama jika dilihat dari ilmu sosiologi adalah tata nilai yang mengatur suatu kepercayaan kepada Tuhan/ dewa/ dsb dengan ajaran kebaktian atau kewajiban-kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan tsb. fungsi pranata agama secara pokok adalah untuk memberikan pedoman bagi manusia dalam berhubungan dengan Tuhannya dan memberikan dasar perilaku dalam masyarakat. Contoh pranata agama misalnya tidak boleh ribut ketika berada di dalam tempat ibadah, aturan dalam zakat, dll.

Pranata politik

Pranata politik adalah serangkaian peraturan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang berfungsi mengatur semua aktivitas politik dalam masyarakat atau negara. Di negara Indonesia, pranata politik tersusun secara hierarki, yaitu ;
a) Pancasila
b) UUD 1945
c) TAP MPR
d) Undang-Undang (UU)
e) Peraturan Pemerintah (PP)
f) Keputusan Presiden (Kepres)
g) Keputusan Menteri (Kepmen)
h) Peraturan Daerah (Perda)
baca juga : detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia
Pengertian politik sendiri adalah pengetahuan mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan, meliputi segala urusan dan tindakan atau kebijakan mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara
lain.

Fungsi pranata politik, yaitu:
a. Melembagakan norma melalui undang-undang.
b. Menyelenggarakan pelayanan umum.
c. Melindungi dan menyalurkan aspirasi atau hak asasi penduduknya

contoh pranata politik misalnya aturan dalam pemilu (pemilihan umum). 

Pranata pendidikan

Pengertian pendidikan menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 ; “pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”. Adapun pengertian pranata pendidikan adalah seperangkat aturan/ sistem norma yang mengatur penyelenggaraan pendidikan.

fungsi pranata pendidikan yaitu ;
a. Memperkuat penyesuaian diri, mengembangkan diri dan pengembangan hubungan sosial.
b. Memberikan persiapan untuk memperoleh pekerjaan di masa datang.
c. Pemindahan warisan kebudayaan.
d. Mempersiapkan peranan sosial yang dikehendaki oleh individu.

Contoh pranata pendidikan yaitu aturan tidak boleh melaksanakan masa orientasi siswa yang mengarah pada perploncoan, aturan bahwa untuk menamatkan SMA harus mengikuti dan lulus Ujian Nasional (UN).

Pranata ekonomi

pengertian pranata ekonomi adalah sistem norma atau kaidah yang mengatur tingkah laku individu dalam masyarakat guna memenuhi kebutuhan barang dan jasa. Pranata ekonomi berkaitan erat dengan kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup (kebutuhan ekonomi).

fungsi pranata ekonomi yaitu ;
a. Mengatur konsumsi barang dan jasa.
b. Mengatur distribusi barang dan jasa.
c. Mengatur produksi barang dan jasa.

Contoh pranata ekonomi misalnya kebijakan pembatasan kuota ekspor komoditi tertentu, monopoli pemerintah atas listrik, kemudian tarif pajak yang dikenakan pemerintah kepada penduduknya. 

Demikianlah informasi mengenai pranata sosial yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat buat! Dan jangan lupa isi kolom bomentar apabila ada pertanyaan ataupun kritik pada admin ardiyansarutobi.blogspot.com.

Salam,

Admin.

Hubungan Sosial/ Interaksi Sosial – Pengertian, ciri, syarat terjadinya, dll.

Untuk menjadi manusia yang seutuhnya, manusia perlu berinteraksi dengan manusia lain. Karena itu, hubungan sosial atau interaksi sosial merupakan salah satu kebutuhan manusia yang mendasar. Setiap hari kita selalu melakukan hubungan sosial karena memang kita membutuhkan orang lain, perlu bantuan orang lain. 

Hubungan sosial ini merupakan salah satu bahasan pada ilmu sosiologi karena mempelajari tentang interaksi manusia.

Pengertian Hubungan Sosial/ Pengertian Interaksi Sosial

Pengertian hubungan sosial sama dengan pengertian interaksi sosial.

Menurut para ahli, salah satunya dari Gillin dan Gillin, hubungan sosial adalah hubungan yang dinamis antarindividu, antarkelompok, dan antarorang dengan kelompok. Jadi, hubungan sosial adalah hubungan timbal balik antara individu yang satu dengan individu yang lain.
gambar hubungan sosial, interaksi sosial
gotong royong merupakan salah satu contoh hubungan sosial/ interaksi sosial
Hubungan sosial sama dengan interaksi sosial. Jadi jika seseorang menyebut hubungan sosial maka itu sama saja dengan menyebut interaksi sosial. 

Nah, hubungan sosial/ interaksi sosial ini dapat terjadi secara langsung, misalnya saat berbicara/ berkomunikasi secara tatap muka ataupun dengan isyarat, atau dapat juga terjadi secara tidak langsung yaitu menggunakan media, misalnya telepon, televisi, radio, surat menyurat, email, dll. 

Faktor pendorong interaksi sosial


Faktor pendorong terjadinya hubungan sosial bisa dari faktor internal (faktor naluri manusia), bisa juga dari faktor eksternal. 

Faktor internal penyebab terjadinya hubungan sosial misalnya karena ada dorongan didalam individu untuk melakukan komunikasi dengan sesama, atau bergaul dalam kaitannya untuk ke jenjang pernikahan, atau membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup. 

Adapun faktor eksternal penyebab hubungan sosial misalnya karena adanya empati, sugesti, imitasi, dan identifikasi.

Faktor yang mempengaruhi interaksi sosial


1. Faktor Imitasi.
Secara bahasa, imitasi berarti peniruan. Pengertian imitasi adalah proses seseorang mencontoh orang lain atau kelompok.
Seseorang akan mencontoh orang lain atau kelompok apabila menaruh minat, mengagumi, dan memberikan penghargaan sosial yang tinggi, terhadap sesuatu yang akan di imitasi, serta memiliki pengetahuan tentang sesuatu yang akan di imitasi. 

2. Faktor sugesti dari orang lain atau kelompok.
Pengertian sugesti adalah pengaruh yang dapat menggerakan hati orang.

3. Empati

4. Identifikasi.

Contoh Interaksi Sosial

Contoh hubungan sosial atau contoh interaksi sosial misalnya ; kegiatan penyuluhan, proses pembelajaran di kelas, musyawarah desa, saling menegur, berjabat tangan, dan saling berbicara.

Syarat terjadinya interaksi sosial


1. Kontak Sosial.
Kontak sosial berarti terjalinnya suatu hubungan, baik secara fisik maupun tidak. Kontak sosial dapat dilakukan secara tatap muka (berjabat tangan, tegur sapa, berbicara, mengggunakan tangan/ bahasa isyarat, tersenyum) maupun dengan perantaraan suatu media (membaca SMS, berbicara lewat handphone, menonton TV, facebook-an, dll).

Kontak sosial dapat dibedakan menjadi kontak primer dan kontak sekunder. Kontak primer berarti kontak sosial yang terjadi secara tatap muka (langsung), sedangkan kontak sekunder adalah kontak sosial yang terjadi melalui media perantara dan ditandai dengan adanya jarak (contoh lewat SMS, internet, pihak ketiga, dll).

Kontak sosial juga dapat dibagi menjadi ; kontak antar individu, antara individu (orang) dengan kelompok, dan antara kelompok dengan kelompok.

2. Komunikasi.
Pengertian komunikasi adalah hubungan dua arah, reaksi, atau tanggapan seseorang atas tindakan yang dilakukan orang lain. Jadi apabila kita mengucapkan salam kepada orang lain, namun orang tsb tidak menjawab salam kita, maka hal tsb belum termasuk komunikasi namun baru sebatas kontak sosial. 

Komunikasi terjadi apabila seseorang memberikan tanggapan terhadap perilaku orang lain dengan menyampaikan suatu perasaan.  Komunikasi tidak harus selalu menghasilkan bentuk kerja sama karena terkadang juga bisa menghasilkan pertentangan atau perkelahian, jadi bisa bersifat positif maupun negatif.

Ciri-ciri hubungan sosial

Setelah mengetahui pengertian hubungan sosial, ada beberapa ciri untuk mengenali apakah sebuah tindakan termasuk hubungan sosial atau bukan. Berikut ini ciri-ciri hubungan sosial/ ciri-ciri interaksi sosial tsb ;
a. Melibatkan lebih dari satu orang, ada pemberi pesan dan ada penerima pesan.
b. Ada tujuan
c. Ada kontak sosial dan komunikasi, baik secara lisan maupun isyarat/ simbol.
d. Ada dimensi waktu (masa lalu, sekarang, dan masa datang) yang menentukan sikap aksi yang sedang berlangsung.

Proses Sosial (Sosialisasi)

Pengertian proses sosial adalah suatu interaksi atau hubungan saling memengaruhi antarmanusia.

Seseorang individu perlu melakukan sosialisasi karena manusia tidak dapat hidup sendiri. Selain itu, dengan melakukan sosialisasi, akan tercipta persaudaraan, kerukunan, dan persatuan.

Tujuan sosialisasi yatu memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan bagi kehidupan di dalam masyarakat, mengembangkan kemampuan seseorang untuk dapat berkomunikasi secara efektif, menanamkan nilai-nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat, dan untuk memahami peranan dan status sosial masing-masing individu.

Fungsi sosialisasi dalam pembentukan kepribadian.

Menurut Cuber (2003), pengertian kepribadian adalah gabungan keseluruhan dari ciri-ciri (sifat-sifat) yang tampak dan dapat dilihat pada seseorang. 

Jadi, Kepribadian tidak hanya tercermin dari ciri-ciri fisik tapi juga termasuk dilihat dari ciri-ciri psikologis.

Kepribadian seseorang diperoleh melalui proses sosialisasi sejak ia dilahirkan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepribadian seseorang ;

1. Faktor keturunan/ genetik/ biologis. Misalnya seseorang yang memiliki badan yang lemah, bisa jadi rendah diri.
2. Faktor lingkungan alam (geografis). Keadaan alam yang menjadi tempat tinggal seseorang juga dapat mempengaruhi kepribadiannya. Misalnya masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan biasanya kepribadian mereka cenderung lebih lembut, ramah, dan penuh basa-basi. 
3. Faktor lingkungan kebudayaan.
4. Faktor lingkungan Sosial.

Bentuk-bentuk interaksi sosial.

Bentuk interaksi sosial yang dikemukakan oleh Gillin dan Gillin terbagi menjadi 2 yaitu interaksi sosial asosiatif dan interaksi sosial disosiatif.

1. Bentuk interaksi sosial asosiatif.

Interaksi sosial asosiatif merupakan jenis interaksi sosial yang positif, dimana antar pelakunya terjadi kerjasama , saling membutuhkan, dan solidaritas meningkat. Interaksi sosial asosiatif dapat dibagi lagi menjadi 3 bentuk, yaitu akomodasi, kerja sama (cooperation), dan asimilasi.

Akomodasi adalah suatu proses di mana individu atau kelompok manusia yang semula saling bertentangan, kemudian menyesuaikan diri (beradaptasi) untuk mengatasi kekurangan-kekurangan, dan tanpa adanya kekerasan. 

Beberapa bentuk dari akomodasi yaitu ; 

a. arbitrasi ; menyelesaikan masalah dengan bantuan pihak ketiga yang netral, dimana pihak ketiga tadi juga punya wewenang membuat keputusan atas penyelesaian masalah pihak yang bertentangan.
b. ajudikasi ; melalui pengadilan
c. Toleransi ; saling menghormati, menghargai tanpa harus diminta tapi dengan kesadaran sendiri.
d. Mediasi : mirip dengan arbitrasi, yaitu dengan bantuan pihak ketiga untuk menjadi penengah, namun pihak ketiga pada mediasi  tidak punya wewenang untuk membuat keputusan apapun yang mengikat kedua pihak yang bertentangan.
e. coercion ; bentuk akomodasi yang terjadi karena ada unsur paksaan. Misalnya pegawai yang harus menerima gaji/ honor rendah meskipun ia keberatan, sebab apabila protes akan dipecat. Atau ketika bawahan yang dimarahi secara kasar oleh atasannya, dan bawahan tadi tidak bisa membalas sebab ia pihak yang lemah.
f. Kompromi. Kompromi adalah ; kedua pihak yang bertentangan, masing-masing mengurangi tuntutannya supaya kata sepakat tercapai. Misalnya : negosiasi gaji buruh antara buruh dan pemilik perusahaan.

Adapun yang dimaksud dengan Kerja sama (cooperation) adalah suatu usaha bersama antar individu atau antar kelompok orang untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama dapat terbentuk apabila ada kesadaran terhadap kepentingan-kepentingan yang sama, dan adanya organisasi untuk mencapai kepentingan tersebut.

Beberapa bentuk kerjasama yaitu ; 
a. Kerukunan, merupakan bentuk kerjasama yang paling sederhana, misalnya gotong-royong, musyawarah, dll.
b. Bargaining, merupakan bentuk kerjasama yang terjadi setelah proses tawar-menawar atau kompromi.
c. koalisi, yaitu kombinasi antara 2 pihak atau lebih.
d. Joint venture, yaitu kerjasama antara pihak asing dan pihak lokal, biasanya dalam hal pelaksanaan proyek tertentu.

Sedangkan yang dimaksud dengan asimilasi adalah bentuk kerjasama yang sangat harmonis dan dalam jangka waktu yang lama dari kelompok masyarakat dengan latar belakang berbeda, yang menyatu, mengurangi perbedaan-perbedaan, sehingga batas antar kelompok pun hilang. Misalnya Budaya betawi yang dikenal sebagai budaya hasil asimilasi dari berbagai kebudayaan, mulai dari Cina, Jawa, Portugis, dan Islam.

2. Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif.

Interaksi sosial disosiatif adalah bentuk interaksi sosial yang cenderung berujung pada perpecahan, permusuhan, pertikaian, atau merenggangnya solidaritas antar kelompok. Interaksi sosial disosiatif dibagi lagi menjadi 3 bentuk yaitu persaingan/ kompetisi, kontravensi (ketidaksenangan), dan pertentangan/ pertikaian/ konflik.

Pengertian persaingan (kompetisi) adalah suatu proses sosial dari individu atau kelompok yang saling bersaing dan mencari keuntungan tertentu.

Kontranvensi merupakan proses sosial berupa sikap mental semisal ; perbuatan menghalangi,
menghasut, berkhianat, memfitnah, provokasi, dan intimidasi. Kontravensi ini berada di tengah-tengah antara persaingan dan pertentangan.

Contoh kontravensi dalam kehidupan sehari hari misalnya menyangkal pernyataan orang lain, memaki atau menghina orang lain lewat SMS, menyebarkan gosip, membocorkan rahasia perusahaan kepada pihak luar, dll.

Berbeda dengan pertentangan, sebuah persaingan tidak terdapat unsur kekerasan dalam mencapai tujuan, sedangkan pertentangan mengandung unsur kekerasan didalamnya. 

Penyebab Dari Pemanasan Global

Penyebab Dari Pemanasan Global

Penyebab dari pemanasan Global– kali ini, kami akan membahas mengenai klasifikasi iklim menurut beberapa ahli. \materi ini penting bagi siswa \SMA kelas \X baik program \ipa ataupun IPS.

Memang tidak mudah menentukan penyebab pemanasan global. Karena,sistem iklim bumi kita ini sangat rumit. Memang, Mataharilah yang menentukan cuaca di bumi, tapi matahari juga mempunyai urusannya sendiri yang ternyata mempengaruhi bumi kita. Tahukah kamu, Matahari sebenarnya apa? Matahari adalah bola gas raksasa yang terbakar jutaan kilometer nan jauh disana. Bola gas raksasa itu pada dasarnya terdiri atas gas hidrogen dan helium, meski ada juga gas-gas lain, seperti oksigen dan nitrogen. Lalu apa yang membuatnya panas? Yang membuat matahari panas adalah perubahan gas hidrogen menjadi helium didalam inti matahari oleh reaksi nuklir. Setiap hidrogen yang berubah menjadi helium, akan memancarkan energi dari inti matahari menuju permukaan matahari yang menghabiskan waktu setahun.meskipun telah sampai di permukaan matahari, energi itu masih perlu waktu 8 menit untuk mencapai permukaan bumi. Para astronom percaya bahwa usia matahari telah mencapai 4,6 miliar tahuan, telah menghabiskan sekitar setengah persediaan hidrogennya, masih bisa terus bersinar hingga 7 miliar tahun mendatang.
 
                                                                                                                   
Penyebab pemanasan global secara garis besar dan yang palin dekat dengan kita, yaitu Efek Rumah kaca. Efek rumah kaca ini dipicu oleh jumlah karbondioksida yang sangat besar di bumi, sehingga suhu Bumi menjadi meningkat, Selanjutnya, peningkatan suhu itu berakibat pada melelehnya es di kutub menjadi air. Akibatnya, jumlah air laut menjadi bertambah. Akan ada daratan atau pulau yang tenggelam. Peningkatan suhu bumi juga memicu perubahan iklim dan musim.

Ternyata di atmosfer kita terdapat banyak gas yang bisa menyebabkan pemanasan global, bahkan lebih kuat darri Karbondioksida. Salah satu contohnya adalah Metana (CH4). Metana berasal dari penambangan batu bara, gas alam, dan minyak bumi. Selain itu, secara alami metana dihasilkan oleh pembusukan hewan kotoran, Seperti kotoran manusia dan hewan. Bahkan kentut kita pun menghasilkan metana metana. Sejak pertengahan tahun 1700-an, metana yang berada di atmosfer telah bertambah lebih dari dua kali lipat. Perlu kamu ketahui Metana dapat menjebak panas dua puluh kali lebih besar di bandingkan karbon dioksida. Selain itu,  Ada Nitrogen Oksida (NO) yang bisa menyerap panas 300 kali lebih besar daripada karbon dioksida. Biasanya, NO berasal dari pembakaran bahan bakar minyak bumi atau kegiatan pertanian seperti membajak tanah. Bayangkan! Tiga ratus kali lipat lebih panas dibandingkan karbon dioksida! Tapi sebenarnya kita tidak perlu khawatir dengan besarnya panas yang bisa di serap gas ini. Mengapa demikian? Karena, setiap gas yang ada di bumi, Khususnya gas-gas efek rumah kaca, akan pecah menjadi molekul lain. Nitrogen oksida sendiri bisa bertahan di atmosfer selama seratus tahun. Justru karbon dioksidalah yang mesti menjadi perhatian kiat. Meski tidak terlampau banyak menyimpan panas dibandingkan nitrogen oksida, tetapi karbon dioksida bisa bertahan di atmosfer selama dua ratus tahun. Selain itu, Karbon dioksida merupakan gas yang paling banyak dilepas ke atmosfer dibandingkan gas lainnya.

Ada juga gas lain, yaitu chlorofluorocarbon atau CFC. Gas ini hanya bisa dibentuk dengan cara disentesis. Artinya, Cuma manusia yang bisa membuatnya. CFC pertama kali di sentesis pada tahun 1928. CFC digunakan  secara luas sebagai aeorosol atau bahan peniup yang efektif untuk parfum atau cat semprot. Kalau kamu pernah membeli peralatan elektronik, Seperti TV, biasanya ketika membuka dus kamu akan menemukan busa putih yang melindungi perlatan elektronik itu. Busa putih itu juga terbuat dari CFC. Selain itu, CFC juga digunakan sebagai bahan pendingin untuk lemari dan Air Conditioner (AC).

Memang CFC ini tidak berbahaya secara langsung bagi manusia karena tidak beracun dan aman. Tapi, Ketika CFC melayang-layang bebas di bagian atmosfer paling tinggi, ia akan bereaksi dengan sinar ultraviolet matahari. Oleh sinar itu, CFC akan dipotong-potong dan membebaskan bahan kimia klorin (Chlor) atau lebih tepatnya klorin monoksida (CIO. Klorin Monoksida ini kemudian bereaksi dengan lapisan ozon bumi. Lapisan ozon itu sebenarnya molekul yang terdiri atas tiga unsur oksigen (O3). Ketika bereaksi dengan Klorin monoksida, O3 ini berbuah menjadi O2 dan tidak lagi menjadi lapisan ozon.

Lapisan ozon berguna untuk melindungi bumi dari bahaya sinar ultraviolet matahari. Karena O3 yang menjadi bahan dasar lapisan ozon telah berubah, fungsinya juga menjadi berubah, tidak lagi mampu melindungi bumi dari panacaran sinar ultraviolet berintensitas tinggi. Sinar Ultraviolet bisa mengakibatkan kanker kulit pada manusia. Sinar ini juga berbahaya bagi hewan dan tanaman. Selain itu sinar ultraviolet merupakan cahaya berfrekuensi tinggi, sehingga akan merubah menjadi energi panas yang cukup besar sewaktu memasuki atmosfer bumi. Selain itu, satu molekul saja dari CFC ini bisa menjebak panas ribuan kali lebih besar daripada satu molekul karbon dioksida.

Pada saat ini, kita sudah sampai pada suatu titik dimana kita harus mengakui kalau kita juga menyebabkan pemanasan global. Dengan hanya bernapas saja, kita sudah ikut menyebabkan terjadinya pemansan global. Tapi, apa dengan demikian kita mesti berhenti bernapas? Tidak, kan? Lebih dari itu, pada kurun waktu dua ratus tahun terakhir, sebenarnya, kitalah yang menjadi penyebab utama semakin cepatnya pemanasan global.

Demikianlah informasi yang dapat kami sajikan untuk Anda tentang Penyebab Pemansan global.

Lembaga Keuangan Bukan Bank atau lembaga keuangan non bank

Lembaga Keuangan Non Bank atau lembaga keuangan bukan bank  – merupakan pembahasan lanjutan dari lembaga keuangan Bank yang sebelumnya sudah kami posting (Anda dapat membaca materi tentang lembaga keuangan bank, disini). Pada bagian kali ini, Anda akan mempelajari ; pengertian lembaga keuangan non bank, jenis-jenis lembaga keuangan non bank dan contohnya.

Secara sederhana, pengertian lembaga keuangan adalah suatu lembaga yang bertugas menyalurkan uang atau dana dari kelompok masyarakat yang memiliki kelebihan dana kepada masyarakat yang membutuhkan dana dengan tujuan untuk memperlancar aliran uang dalam perekonomian. Secara umum, lembaga keuangan ini dapat dibedakan menjadi lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan non bank.

Pengertian lembaga keuangan non Bank.

Lembaga Keuangan Non Bank dapat diartikan sebagai semua lembaga/ badan keuangan, yang menyelenggarakan jasa layanan keuangan selain yang diselenggarakan oleh bank. Sebagaimana yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya, kegiatan utama bank adalah menghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan dan menyalurkannya dalam bentuk pinjaman. Berarti lembaga keuangan yang kegiatan utamanya selain itu, termasuk kategori lembaga keuangan bukan bank. Lembaga keuangan bukan bank ini dibuat pemerintah untuk tujuan mendorong pengembangan pasar uang dan pasar modal, juga untuk membantu permodalan perusahaan, terutama para pengusaha lemah. 
Baca : Lembaga keuangan Bank

Lembaga keuangan bukan bank

1. Pegadaian
Pegadaian merupakan lembaga keuangan yang menyediakan fasilitas pinjaman jangka pendek (kurang dari 1 tahun) dengan jaminan tertentu. Jaminan tersebut digadaikan oleh nasabah dan kemudian ditaksir oleh pihak Pegadaian untuk menentukan besarnya nilai jaminan. Jaminan dapat berupa barang-barang berharga seperti perhiasan, sepeda motor, mobil, dan barang-barang elektronik (biasanya berupa barang bergerak). Di Indonesia, usaha gadai masih dikuasai oleh satu perusahaan milik pemerintah, yaitu Perusahaan Umum (perum) Pegadaian yang merupakan perusahaan BUMN di bawah Departemen Keuangan.

foto aktifitas di pegadaian

2. Perusahaan Sewa Guna Usaha (Leasing).
Leasing termasuk salah satu perusahaan pembiayaan atau multifinance. Kegiatan utama perusahaan sewa guna usaha adalah bergerak di bidang pembiayaan keperluan barang-barang modal yang diinginkan oleh nasabah, dengan sistem kontrak sewa yang dikombinasikan dengan pembelian secara angsuran. Misalnya seorang nasabah membutuhkan barang modal, seperti mesin pabrik dan mobil. Ia dapat menyewa atau membeli secara kredit dari perusahaan leasing. Perusahaan leasing juga dapat bergerak di bidang pembiayaan konsumen. Beberapa contoh perusahaan leasing yaitu PT Adira, PT FIF, dan PT SINAR MAS yang bergerak di bidang leasing kendaraan, dan PT “Columbia” yang mengusahakan leasing peralatan elektronik.

3. Koperasi simpan pinjam.
Pengertian koperasi simpan pinjam (koperasi kredit) adalah lembaga keuangan berbentuk koperasi yang menghimpun dana dari anggotanya kemudian menyalurkan kembali dana tersebut kepada anggota dan masyarakat umum. Bunga yang diberikan dalam koperasi simpan pinjam relatif ringan, tetapi pinjaman yang diberikan juga tidak terlalu besar karena modal yang dimiliki koperasi umumnya terbatas.

4. Perusahaan Asuransi.
Asuransi adalah lembaga keuangan bukan bank yang menyediakan jasa penjaminan/ pertanggungan terhadap risiko yang akan dihadapi oleh nasabah. Dana asuransi biasanya dihimpun dalam bentuk surat berharga yang aman. Perusahaan asuransi dapat bergerak di bidang asuransi kredit, asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, asuransi kebakaran, asuransi beasiswa, asuransi kehilangan, dan asuransi hari tua. Setiap nasabah akan dikenakan polis asuransi yang harus dibayar sesuai dengan perjanjian. Besarnya polis akan menentukan besarnya klaim yang akan diterima oleh nasabah. Perusahaan asuransi akan menanggung kerugian apabila nasabah terkena musibah atau terkena risiko seperti yang telah diperjanjikan. 

5. Pasar Modal (bursa Efek).
Pasar modal merupakan tempat pertemuan dan melakukan transaksi antara para pencari dana (emiten) dengan para penanam modal (investor). Emiten tsb akan menjual efek atau surat berharga seperti saham dan obligasi di pasar modal guna mendapatkan dana dari para investor.  Pasar modal atau bursa efek yang ada di Indonesia adalah Bursa Efek Indonesia (BEI).

6. Lembaga Penyelenggara Dana Pensiun.
Lembaga penyelenggara dana pensiun merupakan lembaga keuangan bukan bank yang mempunyai aktivitas memberikan jaminan kesejahteraan pada masyarakat di masa tuanya (pensiun)  maupun akibat kecelakaan/ peristiwa tak terduga (termasuk didalamnya pemutusan hubungan kerja (PHK). Dana pensiun ini tidak hanya untuk PNS, anggota ABRI, dsb, tapi juga untuk karyawan pada perusahaan swasta dan perusahaan negara.
Baca : Pengertian uang, sejarah uang, dll

Pembaca sekalian, demikianlah materi lembaga keuangan bukan bank. Semoga dapat menambah pemahaman, dan terimakasih atas kunjungan Anda pada Web Blog yang sederhana ini. Apabila ada yang ingin ditanyakan, tolong jangan sungkan untuk melontarkan pertanyaan Anda pada kotak komentar yang tersedia di bagian bawah website ini.

Lembaga Keuangan Bank

Lembaga keuangan bank  – merupakan bagian dari materi IPS Terpadu yang diajarkan untuk siswa kelas 9 SMP/ MTS/ sederajat, tepatnya pada semester ganjil kurikulum KTSP. Materi ini dibuat dengan harapan dapat digunakan oleh pelajar, siswa, dan masyarakat umum untuk tujuan yang bermanfaat. Pada materi kali ini, Anda akan mempelajari : Pengertian bank, Jenis-Jenis Bank, dan produk-produk perbankan.

Selain bank, ada juga lembaga keuangan lainnya. Anda dapat membaca tulisan kami tentang lembaga keuangan non bank, dilink ini : lembaga keuangan bukan bank

Secara sederhana, pengertian lembaga keuangan adalah suatu lembaga yang bertugas menyalurkan uang atau dana dari kelompok masyarakat yang memiliki kelebihan dana kepada masyarakat yang membutuhkan dana dengan tujuan untuk memperlancar aliran uang dalam perekonomian. Secara umum, lembaga keuangan ini dapat dibedakan menjadi lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan non bank.

Pengertian Bank 

Bank merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat  yang kelebihan uang (dalam bentuk simpanan uang) dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat yang membutuhkan uang (dalam bentuk pinjaman uang). Keuntungan dari usaha perbankan antara lain diperoleh dari selisih bunga simpanan yang diberikan dengan bunga pinjaman atau kredit yang disalurkan. Masyarakat mau menyimpan uangnya di bank karena ada balas jasa berupa bunga, hadiah, bagi hasil, dan atau pelayanan.

Jenis-Jenis Bank

gambar bank indonesia 1
Bank Indonesia

1. Menurut kepemilikan, yaitu ditinjau dari segi pihak yang memiliki modal atau penguasaan saham bank tersebut. Bisa kita kelompokkan menjadi 3 macam, yaitu

- bank milik pemerintah : 

Bank pemerintah adalah bank yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah. Contoh bank milik pemerintah adalah Bank Pembangunan Daerah, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Nasional Indonesia (BNI). 

- bank milik swasta. 

Bank milik swasta adalah bank yang sebagian besar atau seluruh modalnya dimiliki oleh individu atau
badan hukum Indonesia. Contoh : Bank Central Asia (BCA), Bank Bumi Putra, Bank Danamon,
Bank Lippo, Bank Niaga, Bank Buana, Bank Mega, dan Bank Internasional Indonesia (BII), Bank NISP.

- bank milik swasta asing : 

Bank Swasta Asing adalah Bank yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara Asing. Bank jenis ini merupakan cabang dari bank luar negeri yang beroperasi di negara kita. Bisa saja pemiliknya adalah swasta asing atau pemerintah asing. Contoh bank asing : ABN AMRO Bank, City Bank, bank HSBC, dan Standard Chartered Bank.

2. menurut cara memperoleh keuntungan dan cara menentukan harga.

- bank dengan prinsip konvensional.

- bank dengan prinsip syariah. 

Penentuan harga dengan prinsip syariah didasarkan pada sistem bagi hasil (mudharabah), penyertaan modal (musharakah), jual beli barang (murabahah), pembiayaan barang modal (ijarah), atau dengan pemindahan kepemilikan barang yang disewa (ijarahwaiqtina).

3. Berdasarkan jenis kegiatannya, Bank dikategorikan menjadi ;

- Bank Sentral. 

Bank Sentral adalah lembaga negara yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah dari suatu negara, merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi perbankan. Bank sentral berfungsi sebagai pengendali stabilitas sektor moneter (keuangan) serta pendorong pertumbuhan ekonomi. Peran Bank sentral sangat penting bagi perekonomian suatu negara. Bank sentral lah yang berhak mengeluarkan atau menerbitkan uang kartal. Di Indonesia, peran Bank sentral dipegang oleh Bank Indonesia.

- Bank Umum. 

Pengertian Bank umum adalah jenis Bank yang melakukan kegiatan usaha jasa dalam lalu lintas pembayaran dengan tujuan mencari keuntungan.

- Bank perkreditan rakyat (BPR). 

Pengertian BPR adalah bank yang kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran tetapi lebih kepada fungsi memberikan bantuan kredit baik berupa kredit investasi maupun kredit eksploitasi dalam skala kecil dengan jaminan kepada rakyat yang berada di daerah.
Baca : Uang - pengertian, fungsi, jenis, dll

Produk-Produk Perbankan

Ada banyak produk perbankan, diantaranya ;

1. Simpanan. 

Ada berbagai produk bank yang berbentuk Simpanan yang dapat kamu manfaatkan, yaitu :
- Giro. Giro merupakan simpanan dari nasabah yang dapat ditarik setiap saat dengan menggunakan cek atau bilyet giro dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran.
- Tabungan. Tabungan merupakan simpanan nasabah yang dapat diambil setiap saat dengan menggunakan buku tabungan atau kartu ATM.
- Tabungan Berjangka (Deposito). Deposito merupakan bentuk simpanan yang jangka waktu penarikannya telah ditentukan, misalnya satu bulan, tiga bulan, enam bulan, satu tahun, atau dua tahun.
Konsekuensi yang harus ditanggung nasabah jika ingin mengambil dana deposito sebelum jatuh tempo yaitu bunga tabungan yang sudah menjadi haknya akan hilang.

2. Kredit.

Ciri dari sistem kredit ini yaitu nasabah akan dikenakan denda atas keterlambatan pembayaran tagihan yang telah melewati batas jatuh tempo sebesar nilai yang telah disepakati dalam perjanjian. Beberapa bentuk produk bank di bidang kredit diantaranya adalah ; 
- Kredit Rekening Koran
Kredit rekening koran adalah kredit yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dengan jaminan surat-surat berharga dan barang-barang bergerak (harta tetap).
- Kredit Surat-Surat Berharga
Yaitu jenis kredit yang diberikan bank kepada nasabah untuk membeli surat-surat berharga dengan jaminan surat-surat berharga tsb.
- Kredit Reimburs (Letter of Credit)
Letter of Credit adalah pinjaman yang diberikan suatu bank kepada nasabah dengan cara membayar harga pembelian suatu barang, yang biasanya terjadi dalam transaksi Internasional, dan setelah penjual  terlebih dahulu memperlihatkan bukti pengiriman barang. 
- Kartu kredit adalah alat pembayaran secara kredit, berbentuk kartu dan berfungsi sebagai pengganti uang tunai. 

3. Kliring. 

Secara sederhana kliring adalah sarana perhitungan warkat antarbank yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia dengan tujuan memperluas dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral. Kliring berguna untuk penyelesaian utang piutang antarbank yang dipusatkan di suatu tempat dengan cara saling menyerahkan warkat atau surat-surat berharga. W arkat-warkat yang diperhitungkan dalam kliring adalah: cek, bilyet giro, bukti penerimaan transfer , wesel bank untuk
transfer, nota kredit/nota debet, dan warkat lainnya yang disetujui oleh Bank Indonesia.

Baiklah, demikian informasi tentang Lembaga Keuangan Bank. Mudah-mudahan informasi yang kami sajikan dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian. Jangan lupa Like halaman facebook kami untuk mendapatkan update tulisan terbaru secara cepat tentang materi IPS terpadu dan materi pelajaran lainnya. Akhirnya, kami ucapkan terimakasih atas kunjungan Anda.

Salam,

Pengertian Uang, Sejarah Uang, Fungsi Uang, Jenis Jenis Uang, dan Mata Uang Asing

Kali ini kami akan membahas tentang pengertian uang, sejarah uang, fungsi uang, jenis jenis uang, dan mata uang asing. Materi tentang uang ini dipelajari antara lain dikelas IX SMP kurikulum KTSP. 

Sejarah Uang

Sebelum mengenal uang yang kita kenal seperti sekarang, manusia menggunakan beberapa jenis barang yang digunakan sebagai alat bantu pertukaran (uang barang), misalnya ; beras, garam, kambing, kulit binatang, kerang, mutiara dan teh. Barang yang dapat ditukarkan haruslah jenis barang yang diterima secara umum, memilii nilai yang tinggi, dan merupakan benda kebutuhan primer.

Sebelum ramai penggunaan uang barang, manusia menggunakan sistem barter yaitu kegiatan tukar-menukar barang. Berbeda dengan menggunakan uang barang, pada sistem barter tidak ada suatu barang yang dijadikan patokan untuk kegiatan tukar-menukar.

Penggunaan uang barang kemudian ditinggalkan manusia karena beberapa sebab, diantaranya ; dianggap kurang praktis karena sulit membawa uang barang tsb, sulit mempertemukan keinginan yang ada, sulit menentukan nilai dan ukuran yang tepat. Selanjutnya, muncullah uang logam sebagai alat pertukaran. Uang logam ini umumnya terbuat dari bahan emas, perak, tembaga, kuningan dan aluminium. 

gambar2 uang logam
Gambar Uang Logam

Penggunaan emas dan perak sebagai bahan pembuatan uang berbentuk koin sudah ada di Yunani sekitar tahun 560–546 SM (sebelum masehi). Bukti unik lainnya atas peran uang logam ini sebagai alat tukar adalah dengan dapat dijumpainya mata uang beberapa negara misalnya India, yang nama mata uangnya rupee yang berarti perak, dan Belanda dengan nama mata uangnya gulden =  emas.

Namun uang logam ini juga menimbulkan masalah karena persediaan bahan baku uang logam yang terbatas sedangkan kebutuhan akan penggunaan uang logam sangat tinggi. Selain itu dirasa kurang aman dan kurang praktis untuk dibawa kemana-mana. Karena itu, dalam perkembangan selanjutnya manusia kemudian berinisiatif menggunakan uang berbahan kertas. Alasan masyarakat mau menerima uang kertas ini padahal nilai bahan uang kertas tsb rendah adalah karena pemerintah sudah menetapkan uang kertas tersebut sebagai alat tukar resmi di wilayahnya sehingga masyarakat percaya bahwa uang tersebut dapat digunakan sesuai fungsinya.

Pengertian Uang

Uang merupakan segala sesuatu yang diterima secara umum oleh masyarakat sebagai alat tukar-menukar atau alat pembayaran yang sah dan keberadaannya diatur undang-undang.

Syarat suatu benda dijadikan uang.
1) dapat diterima secara umum (acceptability);
2) memiliki nilai yang cenderung stabil (stability of value);
3) ringan dan mudah dibawa (portability);
4) tahan lama (durability);
5) kualitas cenderung sama (uniformity);
6) jumlah terbatas dan tidak mudah dipalsukan (scarcity); serta
7) mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility) atau terdiri atas berbagai nilai.

Fungsi Uang (Fungsi asli dan fungsi turunan)

Fungsi asli uang yaitu sebagai alat tukar menukar dan satuan hitung, sedangkan fungsi turunan uang adalah sebagai alat pembayaran yang sah, alat penyimpan kekayaan, dan standar pembayaran utang
1. alat tukar-menukar
Sebagai alat tukar-menukar, uang digunakan untuk membeli atau menjual barang maupun jasa.
2. Satuan hitung.
Sebagai satuan hitung, uang digunakan untuk menentukan nilai atau harga barang dan jasa.
3. Alat pembayaran yang sah
4. Alat penyimpan kekayaan
5. Standar pembayaran utang

Baca : Perubahan Sosial Budaya dalam Masyarakat

Jenis-jenis Uang

1. Berdasarkan Bahan
- Uang logam : Bahan pembuat uang logam antara lain aluminium, kupronikel, broze, emas, perak, atau perunggu.
- Uang kertas : Uang kertas harus dibuat dengan bahan berkualitas tinggi yang tahan air, tidak mudah robek, dan tidak luntur.

2. Berdasarkan nilai
Nilai uang terdiri atas nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat uang dan nilai nominal yaitu nilai
yang tertera dalam uang tersebut.
-  Bernilai Penuh : uang yang nilai intrinsiknya sama dengan nilai nominalnya. Uang bernilai penuh
biasanya terdapat pada uang logam mulia yang terbuat dari bahan emas atau perak.
- Bernilai Tidak Penuh : Uang jenis ini nilai instrinsiknya lebih kecil dari nilai nominalnya. Contoh uang ini adalah uang kertas. Pada uang kertas, yang diutamakan adalah kepercayaan dari pengguna uang (masyarakat) kepada bank pembuat uang (bank sentral)

3. Berdasarkan lembaga yang menerbitkannya
- uang kartal : Uang kartal adalah uang yang diterbitkan oleh bank sentral, dan biasanya kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Uang kartal berupa uang kertas atau uang logam.
- uang giral : uang yang diterbitkan oleh bank umum. Contoh uang giral adalah cek, kartu kredit, dan bilyet giro. Bilyet
giro adalah surat perintah nasabah bank untuk memindahkan sejumlah uang dari rekeningnya pada rekening nasabah lain yang ditunjuk.

gambar1 bilyet giro
gambar bilyet giro

4. Berdasarkan penggunaannya, nilai uang dibedakan menjadi :
1) Nilai internal uang, yaitu kemampuan suatu mata uang untuk ditukarkan dengan barang atau dengan kata lain daya beli uang terhadap barang-barang. 
2) Nilai eksternal uang, yaitu kemampuan uang dalam negeri apabila dibandingkan dengan mata uang
asing atau kemampuan daya beli mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing (kurs). 

Mata Uang Asing

Mata uang asing dapat diartikan sebagai mata uang milik negara lain, sedangkan yang dimaksud dengan valuta asing atau valas adalah mata uang asing yang dipakai sebagai alat pembayaran luar negeri. Untuk melakukan penukaran mata uang asing, terlebih dahulu kita harus mengetahui kurs mata uang, yaitu nilai tukar mata uang. 

Kurs mata uang ini dibagi menjadi ;
a) kurs Jual. Yaitu nilai tukar mata uang asing yang dijual oleh pihak bank.
b) Kurs Beli. Yaitu nilai tukar mata uang asing yang dibeli oleh pihak bank.

Nilai kurs jual selalu lebih tinggi daripada kurs beli karena pihak bank, money changer, dsb, berusaha mendapatkan keuntungan.

Baca : Berbagai peristiwa pasca pengakuan kedaulatan Indonesia

Demikianlah materi kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa berkomentar di kotak komentar apabila ada yang ingin ditanyakan tentang materi Pengertian Uang, Sejarah Uang, Fungsi Uang, Jenis Jenis Uang, dan Mata Uang Asing.