Tampilkan postingan dengan label Perdagangan Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perdagangan Internasional. Tampilkan semua postingan

Materi Perdagangan Internasional Terlengkap | Pengertian, manfaat, hambatan, Devisa, Valas, dll

Perdagangan antar negara atau perdagangan internasional merupakan kegiatan penting bagi sebuah negara yang modern. Banyak keuntungan perdagangan internasional yang bisa didapatkan. Kali ini, kami akan menyajikan artikel tentang perdagangan internasional secara lengkap, mulai dari pengertian perdagangan internasional, teori perdagangan internasional, faktor pendorong dan penghambat perdagangan internasional, manfaat perdagangan internasional, tujuan perdagangan internasional, dan manfaat perdagangan internasional bagi indonesia. 

Walaupun kegiatannya sama-sama jual beli, perdagangan internasional dan perdagangan dalam negeri memiliki perbedaan. Perbedaan perdagangan dalam negeri dan luar negeri yaitu ;

a. cakupan wilayahnya berbeda. Perdagangan dalam negeri terbatas pada wilayah dalam negeri sendiri sedangkan perdagangan luar negeri (internasional) melewati batas-batas negara atau melibatkan wilayah negara lain.

b. Mata uang yang digunakan berbeda. Perdagangan internasional biasanya menggunakan mata uang asing.  Selain mata uang yang berbeda, tiap negara memiliki sistem ekonomi sendiri, peraturan bea cukai sendiri, sistem perdagangan, sistem ukuran/ timbangan, dan standar kualitas yang berbeda, sehingga lebih kompleks daripada perdagangan dalam negeri.

gambar perdagangan internasional

Pengertian perdagangan internasional?

apa yang dimaksud dengan perdagangan internasional? Lebih detail tentang definisi perdagangan internasional sudah kami posting sebelumnya disini : pengertian perdagangan internasional. Silahkan dibaca ya!

Teori perdagangan internasional menurut para ahli

Mengapa terjadi perdagangan internasional? Untuk menjelaskan ini lebih lanjut, silahkan baca di postingan kami sebelumnya : Teori perdagangan internasional.

Faktor pendorong perdagangan internasional – faktor penyebab terjadinya perdagangan internasional.

Mengapa setiap negara, baik negara berkembang sampai negara maju melakukan perdagangan internasional? Pembahasan lengkapnya silahkan diklik : faktor pendorong terjadinya perdagangan internasional.

Berbagai kebijakan/ hambatan dalam perdagangan internasional

Meskipun sebuah negara memperoleh keuntungan dengan adanya perdagangan internasional, namun pemerintah tetap harus menerapkan berbagai kebijakan supaya produsen dalam negeri tetap dapat bersaing dengan produsen luar negeri yang lebih unggul. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa klik : berbagai kebijakan/ hambatan perdagangan internasional.

Komoditas/ barang Ekspor Impor Indonesia 

Komoditas ekspor Indonesia terbagi menjadi Migas dan Non Migas. Ekspor migas terdiri atas minyak mentah, hasil minyak olahan, dan gas alam, sedangkan ekspor nonmigas meliputi hasil pertanian, perikanan, tambang, dan industri. Beberapa komoditas ekspor non migas Indonesia yaitu ; kelapa sawit, tekstil, udang, ikan tuna, kopi, cokelat, kayu olahan. Negara tujuan ekspor adalah Jepang, Amerika Serikat, dan Singapura.
baca juga : guru les privat di Muara Enim
Adapun untuk komoditas impor Indonesia dapat dikelompokkan menjadi barang konsumsi (misalnya beras, susu, kosmetik, dan farmasi), barang modal (mesin pabrik, alat komunikasi, dll), dan bahan baku (contoh ; komponen kendaraan bermotor, bahan kimia, dll). 

gambar perdagangan internasional 2
contoh nilai ekspor & impor indonesia


Devisa dalam perdagangan internasional

Devisa adalah alat pembayaran yang digunakan dalam perdagangan internasional. Untuk mengetahui lebih jelas tentang devisa silahkan klik : materi tentang devisa.

Manfaat perdagangan internasional bagi Indonesia

Perdagangan internasional dapat berdampak postif dan negatif. Berikut ini beberapa manfaat (dampak positif) perdagangan internasional bagi indonesia ;

a. memenuhi kebutuhan dalam negeri. Misalnya pada bulan puasa, umat muslim di Indonesia disunahkan memakan kurma saat berbuka. Karena Indonesia bukan negara penghasil kurma maka Indonesia mengimpor dari negara penghasil kurma seperti Arab Saudi.
a. Menciptakan efisiensi dan spesialisasi.
b. Memungkinkan konsumsi yang lebih luas bagi penduduk.
c. Mendorong semangat berprestasi dan bersaing.
d. Sumber pemasukan kas negara (menambah devisa negara)
e. Menjalin kerja sama dan persahabatan antarnegara.
f.  Mentransfer teknologi modern. Melalui perdagangan internasional, Indonesia dapat belajar teknik produksi dan manajemen yang lebih modern. 
g. Memperluas pasar.
h. menambah lapangan pekerjaan karena perusahaan dalam negeri berkembang akibat ekspor.
i. memperoleh barang dan jasa secara lebih mudah dan murah.

Adapun dampak negatif perdagangan internasional yaitu ;
a. dapat menghambat pertumbuhan industri dalam negeri. Hal ini tejadi karena masyarakat lebih menyukai barang impor sehingga barang buatan lokal tidak laku. 
b. menimbulkan ketergantungan terhadap negara maju. Hal ini disebabkan karena banyak produk yang dikonsumsi masyarakat berasal dari luar sehingga tanpa disadari masyarakat sangat bergantung dengan produk luar tsb.
c. dapat memperburuk perekonomian negara, yaitu apabila nilai impor lebih besar daripada nilai ekspor.
d. meningkatnya budaya konsumtif (konsumsi yang berlebihan).

Demikianlah materi perdagangan internasional terlengkap. Pastinya banyak bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa like halaman facebook kami dan google plus kami untuk lebih mudah mendapat artikel terbaru dari kami. 

Kerjasama ekonomi Internasional (Antar Negara) – Regional, multilateral

Kerjasama ekonomi internasional – ekonomi menjadi faktor teramat penting bagi kemajuan negara. Untuk alasan ekonomi tsb jugalah, perlu adanya kerjasama ekonomi antar negara dengan dasar adil dan saling menguntungkan. Sebenarnya kerjasama antar negara sudah sejak lama terjadi yaitu melalui perdagangan antar negara. Dan saat ini kerjasama ekonomi tersebut sudah meluas dan terstruktur. Tercatat ada beberapa kerjasama ekonomi yang diikuti Indonesia, antara lain; APEC, OPEC, ASEAN, bank dunia, dan IMF.

Pengertian dan faktor Penyebab kerjasama ekonomi internasional

Secara sederhana kerjasama ekonomi internasional dapat diartikan sebagai kerjasama antara negara di bidang ekonomi. mengapa negara kita perlu kerjasama dengan negara lain di bidang ekonomi ? jawabannya karena negara kita tidak bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakatnya sendirian tanpa bantuan atau bekerjasama dengan negara lain. Secara rinci, berikut beberapa faktor penyebab terjadinya kerjasama ekonomi Internasional ;
a. Terbatasnya kemampuan dalam memproduksi barang dan jasa
b. perbedaan sumber daya alam masing-masing negara
c. Globalisasi yang mendorong interaksi antar negara
d. Keinginan meningkatkan keuntungan/ pendapatan dari perdagangan antar negara
e. Rendahnya tingkat investasi (penanaman modal) dalam negeri

Tujuan kerjasama ekonomi internasional

Tujuan kerjasama ekonomi internasional antara lain ;
1. Untuk meningkatkan ekspor dan impor
2. mempercepat pembangunan nasional

Hambatan-hambatan dalam kerjasama Internasional.

a. Perbedaan ideologi negara
b. Konflik dan kondisi peperangan yang melanda suatu negara
c. Kondisi politik dan kemanan di suatu negara yang tidak stabil

Badan-badan kerja sama ekonomi yang bersifat regional maupun multilateral yang penting bagi Indonesia

Beberapa contoh kerjasama regional, yang bersifat kewilayahan, yaitu :

APEC

Salah satu contoh kerjasama ekonomi yang diikuti oleh Indonesia adalah APEC, singkatan dari Asia Pasific Economic Cooperation, atau jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya menjadi Kerja sama ekonomi Asia Pasifik. APEC merupakan bentuk kerja sama antarnegara (kerjasama multilateral) yang melibatkan tidak hanya 2 negara, tapi melibatkan banyak negara. Namun APEC hanya terbatas untuk negara-negara di kawasan Asia Pasifik, sehingga bisa juga digolongkan sebagai kerjasama regional. Negara-negara anggota APEC adalah negara-negara yang berada di Benua Asia, Australia, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.

Sejarah berdirinya APEC dimulai pada November 1989 di Canberra, Australia, dan pendiriannya sendiri diprakarsai Perdana Menteri Australia, Bob Hawke. Dua belas negara pendiri APEC ; Indonesia,Malaysia,  Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, Brunei Darussalam, Republik Korea, Australia, Selandia Baru, Kanada, serta Amerika Serikat.

Tujuan organisasi APEC yaitu : :
1) menjadi tempat usaha negara maju untuk membantu negara yang sedang berkembang;
2) meningkatkan perdagangan dan investasi antaranggotanya;
3) menjalankan kebijakan ekonomi secara sehat dengan tingkat inflasi rendah; serta
4) mengurangi atau mengatasi sengketa ekonomi perdagangan.

ASEAN.

ASEAN (Association South of East Asian Nations) merupakan badan kerjasama antar negara kawasan asia tenggara. Bentuk kerjasama regional ini mempunyai cakupan kegiatan mulai dari sosial, budaya, dan ekonomi. Sebagai negara yang juga berada di wilayah asia tenggara, Indonesia ikut berperan dan berkontribusi dalam organisasi ASEAN. Program ASEAN antara lain AFTA atau perdagangan bebas di Asia Tenggara, dan MEE atau masyarakat Ekonomi ASEAN.

gambar kerjasama ekonomi internasional 1

ADB

Asian Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia yang didirikan pada tahun 1966, dan saat ini anggota ADB tak kurang dari 59 negara.

Adapun contoh kerjasama multilateral di bidang ekonomi, yang melibatkan banyak negara, yaitu :

Bank Dunia (World Bank).

Badan ini berdiri pada tanggal 27 Desember 1945, bertujuan membantu negara yang dilanda kesulitan ekonomi, kemiskinan, atau pemulihan setelah kondisi perang. 

IMF (International Monetary Fund).

merupakan lembaga keuangan yang membantu negara-negara di seluruh dunia dalam hal mengatasi masalah keuangan yang dialami. Contohnya ketika Indonesia dilanda krisis moneter (krisis keuangan) tahun 1998, IMF menjadi tokoh utama yang membantu pemulihan ekonomi Indonesia. 

Mulanya IMF didirikan di Bretton Woods, Amerika Serikat  pada tanggal 27 September 1945, dengan tujuan menata kembali perekonomian dunia yang hancur akibat Perang Dunia II.

OPEC.

OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) merupakan organisasi negara-negara pengekspor minyak. Berdiri tanggal 14 September 1960 di Bagdad, Irak, OPEC bertujuan mengatur produksi dan pemasaran minyak di negara anggota sehingga menghindarkan dari persaingan yang tidak sehat, menjaga kestabilan harga minyak mentah dunia, dan juga meng-efisien-kan produksi
minyak mentah guna memenuhi kebutuhan dunia.

Dampak kerjasama ekonomi internasional terhadap perekonomian Indonesia


Secara lebih rinci, berikut adalah beberapa dampak kerjasama ekonomi internasional terhadap perekonomian Indonesia ;

Bersifat positif.

  • Pembangunan nasional Indonesia semakin berkembang
  • Devisa negara meningkat
  • Lapangan pekerjaan bertambah
  • Adanya transfer ilmu pengetahuan dan teknologi serta pendampingan teknis
  • Bisa mendapatkan barang/ jasa yang tidak bisa diproduksi sendiri
  • Dapat menarik investor (penanam modal) sebanyak mungkin

Bersifat negatif.

  • Pasar bebas mengancam keberlangsungan industri dalam negeri.
  • Campur tangan pihak Asing/ negara lain dalam penentuan kebijakan ekonomi dalam negeri
  • Ketergantungan perekonomian dalam negeri terhadap bantuan atau pinjaman dari luar negeri.
  • masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa.

Pembaca sekalian, demikianlah informasi yang membahas kerjasama ekonomi internasional yang juga mempunyai pengaruh signifikan bagi perekonomian Indonesia, dan terimakasih sudah berkunjung ke website kami.

Kaitan antara neraca perdagangan internasional dengan neraca pembayaran internasional

Perdagangan internasional melibatkan berbagai transaksi ekonomi antara suatu negara dengan negara lain. Transaksi ekonomi tsb kemudian dicatat dalam bentuk neraca. Neraca perdagangan internasional merupakan salah satu komponen penting dalam neraca pembayaran internasional.

Yang dimaksud dengan neraca perdagangan internasional (balance of trade) adalah : suatu catatan berkala (biasanya dibuat tiap satu tahun) yang berisi transaksi ekspor dan impor barang antarnegara. Mata uang yang dipakai pada neraca ini adalah dolar AS.

Disebut sebagai neraca perdagangan internasional karena pada neraca perdagangan internasional ada dua sisi yaitu sisi ekspor dan impor yang kemudian dilihat sisi mana yang lebih besar, apakah ekspornya atau impornya? Kalau nilai ekspor lebih tinggi berarti dikatakan neraca perdagangannya aktif atau mengalami surplus. Sebaliknya jika nilai impor lebih tinggi daripada ekspor maka disebut neraca perdagangan internasional yang pasif (mengalami defisit).

Ruang lingkup neraca pembayaran internasional lebih besar dibandingkan neraca perdagangan internasional. Neraca pembayaran internasional (balance of payment /BOP) adalah suatu catatan dalam periode tertentu (biasanya 1 tahun)  tentang seluruh transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain. Transaksi ekonomi yang dimaksud diantaranya : perdagangan barang, jasa, dan modal.

Berbagai Kebijakan/ Hambatan Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional memungkinkan masuknya barang-barang dan jasa dari luar negeri ke dalam negeri . Setiap negara mempunyai kebijakan-kebijakan tersendiri untuk melindungi perekonomian dalam negeri mereka dari dampak negatif persaingan yang ditimbulkan dalam perdagangan internasional. Kebijakan tsb dinamakan kebijakan perdagangan internasional. Meskipun begitu, kebijakan ini terkadang disebut juga sebagai hambatan perdagangan internasional, karena sifat dari kebijakan tsb adalah membatasi perdagangan internasional tsb.

Mengapa suatu negara menetapkan kebijakan perdagangan internasional? Jika barang dan jasa dari luar negeri lebih banyak dan lebih diminati oleh masyarakat dibandingkan produk dalam negeri, maka hal itu akan berdampak buruk bagi perekonomian dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah perlu membuat suatu kebijakan perdagangan internasional. Kebijakan tersebut memang disatu sisi dapat menguntungkan suatu negara, tapi sekaligus juga dapat merugikan negara lain. Karena itu disebut juga sebagai hambatan dalam perdagangan internasional. Dalam perdagangan bebas, hambatan-hambatan tersebut tidak ada.

gambar hambatan perdagangan internasional
baca juga : Materi perdagangan internasional terlengkap (A-Z)

Berbagai kebijakan (hambatan) perdagangan internasional

Macam-macam kebijakan pemerintah dalam perdagangan internasional antara lain ;

1. tarif atau bea masuk.
Pemerintah menetapkan kebijakan bahwa setiap barang yang diimpor harus membayar pajak, yang dikenal sebagai tarif atau bea masuk. Tujuan penetapan tarif atau bea masuk ini adalah sebagai berikut :

a. menghambat impor barang-barang/ jasa luar negeri.

b. melindungi barang/ jasa produksi dalam negeri.
Pajak atau bea masuk akan menambah harga jual suatu barang/ jasa impor, sehingga diharapkan harga barang produksi dalam negeri akan lebih murah dari harga barang produksi luar negeri yang diimpor tersebut. Hal ini dapat melindungi barang/ jasa produksi dalam negeri karena lebih murah dan lebih bisa bersaing untuk memperebutkan pelanggan.

c. menambah pendapatan pemerintah dari pajak.

2. kuota.
Hambatan perdagangan internasional lainnya adalah kuota. Pengertian kuota adalah suatu kebijaksanaan untuk membatasi jumlah maksimum yang dapat diimpor. Pembatasan kuota ini dimaksudkan supaya harga produk impor tsb menjadi lebih mahal karena jumlahnya tidak banyak.

3. larangan ekspor dan larangan impor.
Pada kebijakan ini, pemerintah melarang ekspor untuk komoditas tertentu dan atau melarang impor untuk produk/ komoditas tertentu. Tujuan larangan impor adalah untuk menaikkan harga jual produk dalam negeri karena tidak ada saingan dari produk luar sekaligus mendorong kinerja industri dalam negeri. Sedangkan tujuan larangan ekspor adalah untuk mendorong majunya industri dalam negeri. Meskipun begitu, larangan ekspor dan impor ini sudah sangat jarang diterapkan.

Salah satu contoh larangan ekspor yang pernah diterapkan Indonesia adalah larangan ekspor rotan mentah. 

5. subsidi.
faktor penghambat perdagangan internasional berikutnya adalah subsidi. Agar produksi di dalam negeri dapat ditingkatkan maka pemerintah memberikan subsidi kepada produsen dalam negeri. Subsidi yang diberikan dapat berupa mesin-mesin, peralatan, tenaga ahli, keringanan pajak, fasilitas kredit, dll. Subsidi sangat berguna untuk melindungi produsen dalam negeri yang sedang berkembang. 

6. Politik dumping.
Dumping adalah salah satu kebijakan perdagangan internasional dengan cara menjual suatu komoditi di luar negeri dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga yang dijual di dalam negeri. Namun, pelaksanaan politik dumping dalam praktik perdagangan internasional dianggap sebagai tindakan yang tidak terpuji (unfair trade) karena dapat merugikan negara lain.

7. Diskriminasi harga.
Diskriminasi harga adalah salah satu kebijakan perdagangan internasional yang membedakan antara harga suatu produk di pasar dalam negeri dan harga produk di pasar luar negeri. Misalnya, harga produk kerajinan di pasar dalam negeri lebih murah dibandingkan pasar luar negeri.

8. Premi.
Pengertian premi adalah “bonus” yang berbentuk sejumlah uang yang disediakan pemerintah untuk para produsen yang berprestasi atau mencapai target produksi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Demikianlah informasi berbagai kebijakan/ hambatan dalam perdagangan internasional. Pastinya banyak bermanfaat.

Salam,

Neraca Pembayaran Internasional

Hasil akhir dari pencatatan transaksi keuangan adalah berupa laporan keuangan, begitu pula dengan transaksi dalam lingkup perdagangan internasional. Adapun laporan keuangan dalam lingkup perdagangan internasional tersebut dikenal dengan neraca pembayaran internasional.

Pengertian neraca pembayaran internasional (international balance of payment/ BOP) :
Adalah laporan keuangan suatu negara atas semua transaksi ekonomi dengan negara lain dalam suatu periode waktu tertentu (biasanya satu tahun) yang disusun secara sistematis.

Transaksi ekonomi yang dimuat dalam neraca pembayaran internasional meliputi :
- transaksi yang menyangkut perdagangan barang/ jasa
- transfer keuangan dan moneter

Neraca pembayaran internasional disusun berdasarkan suatu sistem akuntansi yang dikenal sebagai “double-entry bookkeeping”. Artinya, setiap transaksi yang terjadi harus dicatat dalam sisi kredit dan sisi debit.

Ekspor suatu negara dicatat dalam transaksi kredit, pada transaksi ini arus devisa dari luar negeri mengalir ke dalam negeri (pemasukan devisa). Sedangkan impor suatu negara dicatat dalam transaksi debit, pada transaksi ini arus devisa mengalir dari dalam negeri ke luar negeri (pengerluan devisa).

Penyusunan neraca pembayaran internasional harus menggunakan aturan internasional yang telah ditetapkan dalam “Balance of Payment Texbook” yang diterbitkan oleh IMF.

Neraca Perdagangan Internasional

Setiap transaksi keuangan haruslah dicatat, begitu pula dengan transaksi keuangan dalam perdagangan internasional. Kegiatan utama perdagangan internasional mencakup ekspor dan impor. Antara ekspor dan impor, dapat dibuat suatu neraca yang menggambarkan tingkat ekspor dan impor suatu Negara. Melalui neraca tersebut dapat dilihat apakah suatu negara mendapatkan laba (dalam bentuk cadangan devisa) atau tidak.

Suatu negara dikatakan mendapatkan laba dari perdagangan internasional jika nilai ekspornya lebih besar daripada nilai impor (keadaan ini biasanya disebut dengan istilah neraca perdagangan aktif)

Jadi, pengertian neraca perdagangan internasional  (balance of trade) adalah :
Neraca yang menggambarkan nilai dari transaksi ekspor dan impor barang suatu negara dalam perdagangan internasional.

Nilai nominal dalam neraca perdagangan internasional biasanya dinyatakan dalam satuan dolar AS. Sama seperti APBN, pencatatan neraca perdagangan internasional dilakukan dalam kurun waktu tertentu (biasanya satu tahun).

Neraca perdagangan internasional di negara Indonesia dibedakan menjadi dua kategori, yaitu ekspor/ impor migas dan ekspor/ impor nonmigas.

Cara penggolongan akun neraca perdagangan internasional yaitu :
- ekspor dicatat di sebelah kredit.
- impor dicatat disebelah debit.

Kurs (Nilai Tukar) Mata Uang

Tingkat perekonomian suatu negara dibandingkan dengan negara lain dapat dilihat dari perbandingan antara mata uang dalam negeri yang bersangkutan dan mata uang luar negeri. Semakin tinggi nilai tukar (kurs) mata uang suatu negara,  semakin berharga pula mata uang tersebut untuk digunakan dalam perdagangan internasional.

Ada dua macam kurs, yaitu kurs beli dan kurs jual.  Kurs jual artinya harga penjualan valuta asing oleh bank, sedangkan kurs beli artinya harga pembelian valuta asing
oleh bank

Untuk menukarkan mata uang dalam negeri dengan mata uang asing, seseorang harus datang ke bank devisa, ditempat penukaran resmi valuta asing (authorized money changer) atau makelar valuta asing (exchange brokers).

Bank yang merupakan tempat penukaran mata uang disebut bank devisa. Penentuan kurs jual dan kurs beli akan selalu dilihat dari sisi bank devisa. Antara kurs jual dan kurs beli selalu ada selisih. Selisih ini sengaja dibuat, karena selisih tersebut merupakan keuntungan bagi pihak bank devisa. Sedangkan bagi pelanggan, selisih tersebut dikenakan sebagai biaya dari transaksi. Kurs jual suatu mata uang akan selalu lebih tinggi dari kurs belinya. 

Devisa dalam perdagangan internasional – Pengertian Devisa, arti Valas, manfaat, sumber devisa, dll

Perdagangan internasional pada hakikatnya adalah kegiatan jual beli, namun dalam skala yang lebih besar dan kompleks, karena melibatkan dua negara. Alat pembayaran internasional atau alat pembayaran luar negeri yang digunakan disebut dengan istilah Devisa

Suatu negara dapat memperoleh devisa dari kegiatan perdagangan internasional, yaitu dengan cara mengekspor barang/jasa ke luar negeri, bea masuk barang-barang impor, dan transfer penghasilan.
Devisa sangat penting bagi suatu negara untuk kegiatan impor barang/jasa, selanjutnya barang/jasa yang diimpor tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan. Karena itu, sektor ekspor harus selalu ditingkatkan. Persediaan devisa negara akan terkuras untuk membiayai impor bila tanpa diimbangi dengan ekspor.

gambar devisa

Pengertian Devisa dan Bentuk-Bentuk Devisa

Devisa atau yang dalam bahasa inggris disebut foreign exchange,  adalah alat pembayaran yang diakui secara internasional.  Devisa dapat berupa :

1. Valas (mata uang asing).
Perdagangan internasional yang kegiatan utamanya yaitu ekspor-impor dapat dilakukan dengan menggunakan alat pembayaran berupa mata uang asing. Ekspor menghasilkan pemasukan devisa dalam bentuk valuta asing yang selanjutnya dapat digunakan untuk membiayai impor, sedangkan impor mengeluarkan devisa. Karena itu sering dikatakan bahwa valuta asing yang berasal dari kegiatan ekspor barang disebut devisa.

Apa yang dimaksud dengan valuta asing? Pengertian valuta asing/ arti valas adalah mata uang asing yang digunakan dalam pembayaran transaksi internasional. Biasanya, jenis mata uang asing yang digunakan dalam ekspor atau impor sudah disepakati terlebih dahulu antar kedua belah pihak. 

Misalnya; perusahaan asal Indonesia membeli mesin dari negara jerman. Untuk pembayaran, kedua belah pihak sepakat menggunakan mata uang dollar AS. Oleh karena itu, perusahaan asal Indonesia segera menghubungi bank devisa untuk membeli valas sebanyak yang dibutuhkan dan dibayar dengan rupiah. Jumlah rupiah yang dibayarkan, sesuai dengan kurs/ nilai tukar mata uang yang berlaku saat itu, misalnya ; 1 US$ = Rp13.700.

Pengertian bank devisa adalah bank milik pemerintah atau bank milik swasta yang berfungsi sebagai tempat transaksi tukar-menukar mata uang. Bank devisa terbesar di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI). Perbandingan mata uang antar negara dikenal dengan istilah kurs. Kurs jual berarti harga jual mata uang asing apabila bank menjual mata uang asing tsb, sedangkan kurs beli berarti bank yang membeli mata uang asing tsb.

Dalam bahasa inggris, Valas atau valuta asing dikenal dengan istilah foreign exchange atau forex. Mata uang yang digunakan sebagai pembayaran biasanya mata uang negara lain yang perekonomiannya dikenal kuat, seperti misalnya Dollar Amerika serikat (US$), Poundsterling Inggris, Euro (mata uang negara Eropa), dan mata uang Yen dari Jepang.

2. Emas(dalam bentuk batangan dengan kadar 24 karat)

3. Bill of exchange atau wesel, yaitu surat perintah dari nasabah kepada banknya untuk melakukan pembayaran sejumlah uang tertentu. Misalnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri mengirimkan uang ke dalam negeri melalui wesel . Karena itu, TKI sering juga disebut pahlawan devisa, sebab mereka menghasilkan devisa bagi negara walaupun tanpa penghargaan dari pemerintah.

4. Traveller Cheque, yaitu cek khusus untuk digunakan dalam perjalanan biasanya untuk turis dan dapat dicairkan pada bank-bank yang ditunjuk di negara yang dituju.

5. Surat-surat berharga. Contoh surat-surat berharga yaitu ; obligasi, commercial papers, maupun saham.

Fungsi Devisa

Fungsi devisa bagi suatu negara yaitu :
a. sumber dana pembangunan,
b.  membiayai impor, 
c. menyeimbangkan neraca pembayaran agar tidak mengalami defisit sehingga perekonomian di dalam negeri stabil.
d. sumber pendapatan pemerintah dalam bentuk pajak devisa

Cadangan Devisa

Total valuta asing yang dimiliki oleh pemerintah dan swasta dari suatu negara disebut sebagai cadangan devisa. Cadangan devisa dapat diketahui dari posisi balance of payment (BOP) atau neraca pembayaran internasionalnya. Apabila nilai ekspor melebihi impor, cadangan devisa negara akan bertambah.

Cadangan devisa suatu negara biasanya dikelompokkan atas cadangan devisa resmi dan cadangan devisa nasional.
a. Cadangan devisa resmi, yaitu cadangan devisa yang dimiliki oleh Negara (pemerintah). Cadangan devisa ini dikelola, dikuasai, diurus, dan ditatausahakan oleh Bank Sentral.
b. Cadangan devisa nasional, yaitu seluruh devisa yang dimiliki oleh perorangan, badan atau lembaga, terutama perbankan yang secara moneter merupakan kekayaan nasional (termasuk milik bank umum nasional).

Sumber-Sumber Devisa Negara

Sumber devisa negara dapat berasal dari ;
a. hasil ekspor.
b. pendanaan luar negeri. Misalnya ; pinjaman luar negeri, hadiah dan bantuan dari lembaga luar negeri, dan investasi swasta asing.
c. sektor pariwisata. 
Wisatawan asing akan memakai jasa hotel, membeli cindera mata khas daerah setempat, transportasi, restoran, dan hiburan, sehingga devisa negara dapat bertambah. Beberapa objek wisata Indonesia yang sering dikunjungi wisatawan asing antara alin ; Pulau Bali, Lombok, Tanah Toraja, Bunaken, Danau Toba, Kepulauan Seribu, Candi Borobudur, dan Keraton Yogyakarta.

Demikianlah, semoga artikel ; Devisa dalam perdagangan internasional dapat bermanfaat untuk Anda, Terimakasih!